internasional

Lionel Scaloni Terpukul Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026

Kamis, 2 April 2026 | 19:41 WIB
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni. (Football Italia)

SportlinkNews - Dunia sepak bola kembali dikejutkan dengan kegagalan Italia melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026. Hasil minor ini memicu gelombang duka yang tidak hanya dirasakan oleh publik Negeri Pizza, tetapi juga merambah hingga ke kubu Argentina.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, secara terbuka mengungkapkan rasa terpukulnya atas nasib buruk yang menimpa tim berjuluk Gli Azzurri tersebut. Baginya, ketidakhadiran Italia di panggung tertinggi sepak bola dunia merupakan sebuah kehilangan besar bagi semua pihak.

Langkah Italia terhenti secara dramatis setelah mereka tersungkur di babak final play-off zona Eropa. Dalam laga penentuan tersebut, Italia harus mengakui keunggulan Bosnia-Herzegovina melalui drama adu penalti yang memilukan.

Baca Juga: Jelang Perempat Final Liga Champions, Ini Duel Klasik yang Layak Dikenang

Hasil ini memperpanjang catatan kelam sepak bola Italia dalam sedekade terakhir. Ini merupakan kegagalan ketiga secara berturut-turut untuk berpartisipasi di Piala Dunia, setelah sebelumnya juga absen pada edisi 2018 dan 2022.

Bagi Scaloni, duka ini bersifat personal. Pelatih berusia 47 tahun tersebut memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Italia karena faktor silsilah keluarga serta hubungan historis yang erat antara Argentina dan Italia.

"Saya punya kerabat di Italia, dan apa yang terjadi di Italia membuat saya sedih," kata Scaloni dikutip Football Italia.

Baca Juga: Inter Milan dan Opus Luncurkan Koleksi Buku Khusus Dicetak Terbatas dan Dilapisi Emas 22 Karat

Scaloni menekankan status Italia sebagai kekuatan sepak bola dunia membuat ketidakhadiran mereka sulit diterima secara logika. Ia menganggap hubungan kedua negara sudah seperti saudara yang saling peduli satu sama lain.

"Italia adalah negara saudara bagi Argentina yang sangat peduli kepada kami," tuturnya.

Lebih lanjut, Scaloni menilai kegagalan ini terasa lebih menyakitkan karena cara Italia tersingkir yang dianggapnya tidak adil. Sebagai representasi warga Argentina yang menjunjung tinggi sejarah sepak bola, ia merasa kompetisi tersebut kehilangan salah satu ruhnya.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Serie A: Akhir Pekan yang Menegangkan Bagi Tim Papan Atas

"Negara itu adalah kekuatan dunia, jadi kenyataan bahwa negara itu tidak hadir tidak dapat kami terima sebagai warga Argentina," ucapnya.

Mengakhiri pernyataannya, pelatih yang membawa Argentina juara dunia tersebut masih sulit memercayai kenyataan pahit yang menimpa raksasa Eropa itu.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB