SportlinkNews - Pelatih Barcelona, Hansi Flick memberikan peringatan keras kepada skuadnya menjelang bentrokan melawan Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/26. Ia menegaskan pertemuan nanti tidak akan sama dengan laga yang baru saja mereka lalui di kompetisi domestik.
Duel sesama wakil Spanyol ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Camp Nou pada Kamis (9/4) dini hari WIB. Pertandingan tersebut menjadi sangat menarik karena kedua tim sudah sangat sering bertemu di berbagai kompetisi sepanjang musim 2025/2026 ini.
Catatan statistik menunjukkan Barcelona dan Atletico Madrid telah terlibat dalam empat pertandingan kompetitif sebelum laga ini. Pertemuan-pertemuan tersebut tersebar di kompetisi LaLiga dan juga babak gugur Copa del Rey yang selalu menyajikan tensi tinggi.
Baca Juga: Dilema PSIM Yogyakarta: Anton Fase Belum Pulih dari Cedera, Rahmatsho Rahmatzoda Mulai Membaik
Dari empat laga yang telah dijalani, Barcelona memegang keunggulan dengan mencatatkan tiga kemenangan atas Los Rojiblancos. Sementara itu, pasukan Diego Simeone hanya mampu mencuri satu kemenangan dalam rangkaian pertemuan sengit tersebut.
Laga di pentas Liga Champions ini sebenarnya hanya berselang beberapa hari setelah kedua raksasa tersebut bertarung di LaLiga. Pada pertemuan akhir pekan lalu, Barcelona sukses membawa pulang kemenangan 2-1 dari markas Atletico dengan performa yang sangat dominan.
Namun, Flick sangat menekankan hasil positif di liga domestik tersebut tidak boleh dijadikan sebagai ukuran kekuatan yang pasti. Ia menilai situasi yang akan dihadapi timnya di Camp Nou nanti akan jauh lebih kompleks dan penuh tekanan.
Baca Juga: Febriana/Meilysa Langsung Pulang, Kandas dari Unggulan Pertama Badminton Asia 2026
Salah satu alasan utamanya adalah karena Atletico Madrid tidak menurunkan kekuatan penuh saat dikalahkan Barcelona beberapa hari lalu. Diego Simeone diketahui mengistirahatkan sejumlah pilar penting demi menjaga kebugaran fisik mereka untuk laga perempat final ini.
Selain faktor rotasi pemain, kondisi jalannya pertandingan di LaLiga tersebut juga dianggap Flick sangat menguntungkan timnya. Hal ini merujuk pada fakta bahwa Atletico Madrid harus bermain hanya dengan sepuluh orang sejak awal babak kedua dimulai.
Flick ingin pasukannya memiliki mentalitas baru dan tidak terjebak dalam memori kemenangan manis di kompetisi lokal. Baginya, setiap kompetisi memiliki karakteristik dan gengsi tersendiri yang bisa mengubah cara tim bermain secara drastis.
Baca Juga: Manajer Persib Umuh Muchtar: Konsisten Meraih Poin Penuh Jadi Prioritas Utama
“Ini berbeda. Liga Champions adalah kompetisi yang berbeda,” kata Flick di laman resmi Barcelona.
Flick memberikan instruksi kepada para pemainnya untuk segera menghapus hasil pertemuan sebelumnya dari ingatan mereka. Ia memandang Atletico Madrid sebagai kesebelasan yang memiliki ketangguhan fisik dan mental yang luar biasa saat bermain di level internasional.