internasional

10 Pertandingan Paling Mengejutkan dalam Sejarah Piala Dunia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:05 WIB
Para pendukung Korea Selatan bereaksi di akhir pertandingan sepak bola Grup F Piala Dunia Rusia 2018 antara Korea Selatan dan Jerman di Kazan Arena di Kazan pada 27 Juni 2018. (AFP PHOTO / Benjamin C)

Hanya 7 menit kemudian, Pak Doo Ik memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencetak satu-satunya gol bagi Korea Utara. Kemenangan ini tidak hanya membuat juara dunia dua kali itu pulang, tetapi juga menjadikan Korea Utara tim Asia pertama yang lolos dari babak penyisihan grup Piala Dunia.

Aljazair 2-1 Jerman Barat (Piala Dunia 1982)
Jerman Barat memasuki Piala Dunia 1982 di Spanyol sebagai juara Eropa dan kandidat kuat untuk trofi emas. Mereka memiliki skuad bertabur bintang dengan nama-nama seperti Karl-Heinz Rummenigge, Lothar Matthaus, dan Hansi Mueller...

Kepercayaan diri Jerman yang terkadang berlebihan ini dengan cepat berubah menjadi rasa puas diri melawan Aljazair yang jauh lebih lemah.

Baca Juga: Pelatihan Performa Olahraga untuk Pencegahan Cedera ACL, Atlet Perlu Tahu Ini

Pada menit ke-54, Rabah Madjer memberikan pukulan pertama bagi pertahanan Jerman Barat. Meskipun Rummenigge kemudian menyamakan kedudukan, kegembiraan mereka hanya berlangsung singkat.

Tak lama kemudian, Lakhdar Belloumi mencetak gol kemenangan, mengamankan kemenangan 2-1 untuk Aljazair dan menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah sepak bola Afrika.

Kamerun 1-0 Argentina (Piala Dunia 1990)
Argentina adalah juara bertahan dan dipimpin oleh pemain terhebat di dunia saat itu – Diego Maradona. Mereka diprediksi akan memiliki pertandingan pembuka yang mudah melawan Kamerun di Piala Dunia 1990.

Kamerun melakukan debut dunianya tahun itu dan merupakan satu-satunya perwakilan dari wilayah sub-Sahara yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

Baca Juga: Paul Munster Bertahan di Bhayangkara FC Bakal Bongkar Seluruh Tim Demi Hadapi Musim 2026/27

Pertandingan pembuka di stadion San Siro yang sakral itu menyaksikan Argentina kesulitan menghadapi gaya permainan agresif dan fisik Kamerun. Pada menit ke-67, Francois Omam-Biyik melompat tinggi untuk menyundul bola dengan keras, mengalahkan kiper Argentina dan mengamankan kemenangan dramatis 1-0 untuk "Singa Tak Terkalahkan". Kamerun menyelesaikan pertandingan hanya dengan sembilan pemain di lapangan karena skorsing, tetapi tetap berhasil mengamankan tiga poin penuh.

Prancis 0-1 Senegal (Piala Dunia 2002)
Pertandingan pembuka Piala Dunia 2002 di Seoul sarat dengan sejarah: juara dunia bertahan menghadapi pendatang baru, bekas koloni melawan bekas koloni. Para ahli dan tim Prancis yakin akan kemenangan mudah bagi Ayam Jantan Prancis, tetapi mereka jatuh ke dalam perangkap yang dibuat oleh Senegal yang tenang dan cepat.

Dengan kehebatan serangan El Hadji Diouf dan gol jarak dekat Papa Bouba Diop pada menit ke-30, Senegal menciptakan sensasi global. Prancis kemudian tersingkir di babak penyisihan grup tanpa mencetak satu gol pun, sementara Senegal melaju hingga perempat final.

Baca Juga: Kebenaran Tentang Rekor Ronaldo: 5 Piala Dunia 0 Gol

Jerman 7-1 Brasil (Piala Dunia 2014)
Ini bukanlah pertarungan antara tim kecil dan raksasa. Tapi skornya merupakan salah satu kejutan paling luar biasa dalam sejarah olahraga dunia.

Bermain di kandang sendiri, Brasil membawa harapan seluruh bangsa yang terobsesi dengan sepak bola yang mengincar gelar Piala Dunia keenam mereka.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB