SportlinkNews - Arsenal begitu berharap bisa membawa trofi Liga Champions musim ini ke markas mereka di Highbury, London Utara, setelah Arsene Wenger nyaris mendapatkannya.
Dan kali ini, Arsenal mendapatkan kembali kesempatan itu dengan menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di laga final Liga Champions 2025/26 di Puskas Arena, Budapest, Hungaria.
Manajer legendaris Arsenal itu meraih musim tak terkalahkan, dua gelar ganda domestik, dan rekor tujuh kemenangan Piala FA sebagai manajer selama 22 tahun.
Tetapi satu hal yang luput darinya adalah Piala Eropa (Liga Champions). Arsene Wenger hampir meraihnya pada tahun 2006 ketika ia membawa kami ke final di Paris di mana kami dikalahkan oleh Barcelona.
Butuh waktu dua dekade bagi Arsenal untuk kembali ke pertandingan klub terbesar di sepak bola, dan sekarang mereka telah sampai di sana.
Arsene percaya penantian panjang untuk kejayaan kontinental akan berakhir melawan juara bertahan di Budapest, dan dia tidak sabar untuk mendukung The Gunners.
Baca Juga: Diuji di Italia, Puma Stellar Nitro Ultimate Terbaru Jadi Bola Resmi Kompetisi Serie A
“Saya ingin trofi ini dibawa ke Stadion Emirates karena trofi ini hilang di sana,” katanya kepada UEFA.
“Saya selalu mengatakan bahwa Anda bekerja di sebuah klub untuk memastikan klub tersebut berada dalam posisi yang baik untuk terus berkembang."
"Secara keseluruhan, saya percaya ini adalah tahap di mana kita bisa meraihnya. Saya masih percaya peluangnya 50/50 di final, dan jika saya harus bertaruh, saya akan bertaruh pada Arsenal," ucapnya.
Baca Juga: Alwi Farhan Tembus Semifinal Perdana Super 750 di Singapore Open 2026
“Final tetaplah final. Yang terpenting adalah tim Anda tidak terhambat atau terkesan oleh suasana pertandingan dan terus fokus pada apa yang mereka kuasai."
"Kekuatan utama tim Arsenal ini adalah kemampuan mereka untuk menjaga gawang tetap bersih, dan di final itu sangat penting," ucapnya.