internasional

Demi Target Juara Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Tuntut Rasa Persaudaraan Skuad Inggris

Rabu, 3 Juni 2026 | 17:40 WIB
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel. (AP Photo)

SportlinkNews - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menetapkan target tertinggi dalam menatap persaingan di Piala Dunia 2026. Ia menegaskan hanya menginginkan skuad asuhannya keluar sebagai kampiun dalam turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat tersebut.

Gelaran Piala Dunia 2026 bakal menjadi partisipasi ke-17 bagi skuad Inggris. Turnamen megah lintas benua ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Ambisi besar untuk mengakhiri dahaga gelar internasional menjadi motor penggerak utama bagi tekad bulat Tuchel pada edisi kompetisi tahun ini. Ia menyebut tidak ada ruang untuk target sekadar menjadi semifinalis ataupun finalis melainkan mutlak harus membawa pulang trofi kemenangan ke tanah Inggris.

Baca Juga: Legenda Liverpool Sir Kenny Dalglish Didiagnosis Kanker dan Tengah Menjalani Perawatan

Inggris memang sudah terhitung sangat lama tidak merasakan sensasi mengangkat trofi berlapis emas lambang supremasi sepak bola sejagat. Sejarah mencatat mereka merayakan takhta juara dunia adalah pada 1966.

"Misi kami di sini sangat sangat jelas. Kami ingin menjadi juara dunia," tegas Tuchel dengan penuh keyakinan tinggi saat berbicara seperti dikutip dari laporan Goal.

Keberadaan target yang dipatok sejak dini ini diharapkan mampu menyuntikkan mentalitas pemenang serta komitmen total ke dalam sanubari setiap pemain yang dipanggil ke dalam skuad. Pelatih berkebangsaan Jerman tersebut menilai transparansi visi sejak awal masa persiapan merupakan hal krusial demi menyatukan fokus seluruh elemen tim nasional.

Baca Juga: Penonton LaLiga di Stadion Membludak Tembus 11,6 Juta Selama Musim 2025/26

"Kami ingin menambahkan bintang ke dua di seragam kami. Bagi saya, sangat penting untuk membicarakan itu secara jelas sekarang," ucapnya.

Guna merealisasikan misi mahabesar tersebut, aspek teknis berupa kekompakan dan kesolidan tim dinilai oleh Tuchel sebagai fondasi paling krusial yang wajib dibangun sejak masa pemusatan latihan. Ia menuntut agar seluruh anak asuhnya mengikis ego klub demi menumbuhkan rasa kebersamaan yang kokoh saat bertarung di lapangan hijau.

Tuchel juga mengungkapkan telah meluangkan waktu khusus untuk berdiskusi dengan sejumlah pesepak bola yang memiliki rekam jejak sebagai peraih gelar juara dunia. Dari hasil dialog mendalam tersebut, ia mendapatkan kesimpulan berharga bahwa tidak ada perbedaan teknis yang terlalu mencolok antara atmosfer pertandingan babak perempat final dengan partai puncak.

Baca Juga: Grup A Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Siap Menggoyang Benua Amerika

Faktor pembeda utama yang sering kali menentukan keluar sebagai pemenang di turnamen sebesar piala dunia justru terletak pada kekuatan mental serta kesatuan visi bermain. Sebuah tim yang memiliki kebersamaan kuat serta ketahanan psikologis yang baik dinilai akan lebih mampu melewati momen-momen kritis di sepanjang turnamen.

Oleh sebab itu, Tuchel ingin memastikan setiap individu yang masuk ke dalam skuadnya memiliki frekuensi yang sama untuk memperjuangkan misi yang telah dicanangkan bersama. Atmosfer internal yang dipenuhi rasa saling percaya dan gotong royong diyakini akan menjadi modal berharga dalam menghadapi tekanan besar dari publik sepak bola Inggris.

Halaman:

Tags

Terkini

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB