internasional

Wasit FIFA Ini Ditolak Masuk AS, Gagal Memimpin Pertandingan Piala Dunia 2026

Selasa, 9 Juni 2026 | 11:35 WIB
Wasit FIFA Omar Artan ditolak masuk AS.

SportlinkNews - Impian wasit FIFA Omar Artan, warga negara Somalia, meniup Piala Dunia 2026 pupus. Ia ditolak masuk ke Amerika Serikat.

Insiden ini dimulai ketika seorang warga negara Somalia, yang dijadwalkan menjadi wasit di Piala Dunia 2026, mendarat di Bandara Internasional Miami di AS pada 6 Juni (waktu setempat), setelah terbang dari Istanbul, Turki.

Selama proses imigrasi, orang ini diharuskan menjalani pemeriksaan tambahan.

Baca Juga: Viral Tak Peluk Elkan Baggott, Erick Thohir Beri Jawaban Kocak

Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) menyatakan bahwa ini adalah prosedur standar ketika petugas perlu memverifikasi informasi atau menilai apakah seorang penumpang memenuhi syarat untuk masuk ke Amerika Serikat.

"Setelah melalui proses penyaringan, penumpang tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk memasuki Amerika Serikat karena masalah yang muncul selama proses verifikasi. Individu ini adalah wasit yang terpilih untuk memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026," demikian pengumuman CBP pada 8 Juni (waktu setempat).

CBP tidak merinci masalah yang muncul selama proses verifikasi. Oleh karena itu, alasan spesifik mengapa wasit Somalia tersebut ditolak masuk masih belum jelas.

Baca Juga: FIFA Ultimatum 60 Penggemar yang Menerima Tiket Gratis ke Piala Dunia

CBP juga tidak merilis identitas orang yang ditolak masuk ke AS. Namun, Omar Artan adalah satu-satunya wasit Somalia yang dipilih oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk memimpin pertandingan di Piala Dunia 2026.

FIFA kemudian mengkonfirmasi bahwa wasit Artan tidak dapat berpartisipasi dalam pelatihan atau memimpin pertandingan di turnamen tersebut.

"Kami tidak terlibat dalam prosedur masuk negara tuan rumah, termasuk penerbitan visa. FIFA telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa keputusan untuk menolak masuknya Artan tetap tidak berubah," demikian kutipan pernyataan FIFA yang dikutip AP.

Baca Juga: Mbappe Diperingatkan Dembele: Situasi Berbalik di Tim Nasional Prancis

FIFA juga menekankan bahwa keputusan akhir berada di tangan negara tuan rumah: "Mirip dengan acara FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah memutuskan siapa yang diberikan visa dan siapa yang diizinkan masuk."

Menurut CBP, semua individu yang memasuki AS, termasuk atlet, pelatih, dan staf turnamen, harus menjalani pemeriksaan dan verifikasi.

Halaman:

Tags

Terkini