internasional

Gol Cepat Sadilek Tak Cukup, Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:14 WIB
Sadilek merayakan gol pertama Republik Ceko di penyisihan Grup A Piala Dunia 2026, di Atlanta Stadium, Jumat, 19 Juni dini hari WIB.

SportlinkNews - Timnas Republik Ceko gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas berbagi angka 1-1 dengan Afrika Selatan pada laga Grup A Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Atlanta Stadium, Jumat, 19 Juni dini hari WIB.

Sempat unggul cepat melalui Michal Sadilek, Ceko akhirnya harus menerima kenyataan pahit setelah Afrika Selatan menyamakan kedudukan lewat penalti Teboho Mokoena pada babak kedua.

Tambahan satu poin membuat Republik Ceko menempati peringkat ketiga klasemen Grup A. Sementara itu, Afrika Selatan masih tertahan di dasar klasemen meski berhasil mencuri hasil imbang.

Baca Juga: Google dan LALIGA Perkuat Aliansi Lawan Pembajakan Digital

Ceko tampil agresif sejak awal pertandingan. Bahkan sebelum laga berjalan satu menit, Patrick Schick sudah memperoleh peluang emas untuk membawa timnya unggul.

Namun sundulan penyerang andalan tersebut meluncur lemah di samping gawang Afrika Selatan.

Tekanan beruntun akhirnya membuahkan hasil pada menit keenam. Berawal dari kombinasi apik di sisi kanan, Adam Hlozek mengirim umpan tarik yang diteruskan sentuhan cerdas Alexandr Sojka.

Baca Juga: Championship 2026/27 Tetap Dua Grup, Lisensi Klub Diperketat

Bola kemudian disambar Michal Sadilek dengan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan Ronwen Williams.

Gol itu menjadi yang tercepat sejauh ini di Piala Dunia 2026 dan membuat Ceko mendominasi fase awal pertandingan.

Meski tertinggal, Afrika Selatan perlahan bangkit. Oswin Appollis menjadi pemain pertama yang mengancam gawang Ceko lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-13.

Baca Juga: Caesar: Kunci Lawan Pelita Jaya Ada di Momen Penentuan

Tiga menit berselang, Bafana Bafana memperoleh peluang emas saat umpan silang rendah menemukan Maseko di depan gawang. Namun penyelesaian akhirnya masih melebar.

Afrika Selatan kemudian mulai menguasai jalannya laga. Mereka lebih banyak memegang bola dan memaksa Ceko bertahan cukup dalam.

Peluang terbaik tim Afrika di babak pertama hadir pada menit ke-36 ketika Khuliso Mudau lolos di sisi kanan kotak penalti, tetapi sentuhannya terlalu jauh sehingga kiper Matej Kovar berhasil mengamankan situasi.

Baca Juga: Jelang Final IBL 2026: Dari Peringkat 10 ke Final, Hornbills Tolak Label Tim Kejutan

Menjelang turun minum, Afrika Selatan kembali mengancam melalui situasi bola liar di depan gawang. Namun upaya Maseko berhasil diblok pertahanan Ceko sehingga skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Ceko kembali mengawali laga dengan agresif. Mereka hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-48.

Tendangan Sadilek diblok pemain bertahan lawan sebelum Williams melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Cerv dan sundulan jarak dekat Schick.

Baca Juga: Pelita Jaya Cari Cara Redam Tibideaux di Final IBL 2026

Sadilek kembali menjadi sosok sentral, bukan hanya dalam menyerang tetapi juga bertahan. Gelandang Ceko itu beberapa kali mematahkan serangan berbahaya Afrika Selatan sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-68.

Meski sempat kesulitan menciptakan peluang bersih, Afrika Selatan terus berusaha menekan. Tempo permainan meningkat memasuki 15 menit terakhir ketika Appollis dan Mokoena mulai lebih aktif mengirim bola ke area pertahanan lawan.

Momentum yang dicari Afrika Selatan akhirnya datang pada menit ke-81. Wasit Tori Penso menunjuk titik putih setelah tendangan Maseko mengenai lengan pemain pengganti Pavel Sulc di dalam kotak penalti.

Baca Juga: Pelita Jaya Waspadai Konsistensi Bogor di Final IBL 2026

Teboho Mokoena yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kaki kanannya mengarah ke sudut kiri bawah gawang, mengecoh Kovar dan mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-84.

Gol tersebut membangkitkan semangat Afrika Selatan yang langsung berupaya membalikkan keadaan. Sebaliknya, Ceko terlihat kehilangan ketenangan dan beberapa kali melakukan kesalahan di area pertahanan sendiri.

Afrika Selatan nyaris mencetak gol kemenangan melalui Relebohile Mofokeng dan Evidence Makgopa pada masa injury time. Namun Kovar mampu melakukan penyelamatan penting untuk menjaga peluang timnya tetap hidup.

Baca Juga: MotoGP Ceko: Rivalitas Semakin Tajam antara Aprilia, Ducati, dan KTM

Di sisi lain, Ceko juga hampir merebut tiga poin pada menit ke-94 ketika Lukas Provod melepaskan tendangan melengkung dari dalam kotak penalti. Namun upaya tersebut belum mampu menembus pertahanan Afrika Selatan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah. Hasil ini membuat kedua tim hanya menambah satu poin dan membuat persaingan memperebutkan tiket ke babak 32 besar tetap terbuka hingga pertandingan terakhir fase grup.

Tags

Terkini