SportlinkNews - Cristiano Ronaldo tampaknya akan mendapat pengawalan ketat. Pelatih Kolombia menginstruksikan pemainnya untuk tidak membiarkan CR7 bebas di area penalti.
Kolombia akan bentrok dengan Portugal pada matchday ketiga Grup K, Minggu 28 Juni 2026 pukul 06.30 WIB.
Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Hard Rock, Miami, ini akan menentukan posisi puncak klasemen.
Baca Juga: Hat-trick Dembele Bawa Prancis Sempurna di Fase Grup Usai Hajar Norwegia 4-1
Kini, sementara Kolombia memimpin dengan raihan 6 poin setelah menekuk Kongo dan Uzebekistan. Sedangkan Portugal di urutan kedua mengais 4 poin hasil dari kemenangan 5-0 melawan Uzbekistan dan 1-1 dengan Kongo.
Pelatih Kolombia menganggap Vitinha dan Cristiano Ronaldo sebagai faktor penentu bagi Portugal. Ia menegaskan bahwa Kolombia bertekad untuk memenangkan Grup K di Piala Dunia 2026.
Dalam konferensi pers pra-pertandingan, pelatih Kolombia, Nestor Lorenzo, menyatakan bahwa ini akan menjadi pertandingan besar melawan lawan yang dianggapnya sebagai penantang gelar.
Baca Juga: Kontroversi Georgina Rodriguez Rayakan Gol Ronaldo Tanpa Celana
Ia mengungkapkan harapannya bahwa timnya akan mampu menetralisir kekuatan Vitinha dan Cristiano Ronaldo.
"Vitinha dan Ronaldo sama-sama pemain kunci. Yang satu mengendalikan permainan dan membentuk taktik, yang lain sangat tajam dalam penyelesaian akhir. Kami berharap seluruh tim mampu menghentikan mereka," kata Lorenzo.
"Artinya tidak membiarkan Vitinha leluasa menguasai bola, sekaligus membatasi peluang Cristiano untuk menerima bola di area penalti," tegasnya.
Baca Juga: Siasat Transfer Real Madrid, Manfaatkan Klausul Nico Paz untuk Keruk Keuntungan Fantastis
Sebelum pertandingan melawan lawan yang kuat, ia memberikan pujian tinggi kepada tim Portugal dan pelatih Roberto Martinez.
"Portugal memiliki skuad yang hebat dan pelatih yang luar biasa. Di Piala Dunia, kita tidak boleh membiarkan apa pun terjadi secara kebetulan," ujarnya.