internasional

Piala Dunia 2026: Kesalahan Verbruggen Merugikan Belanda dalam Adu Penalti yang Buruk

Selasa, 30 Juni 2026 | 11:17 WIB
Ismael Saibari membuat kiper Belanda Verbruggen bertekuk lutut.

SportlinkNews - Maroko menyingkirkan Belanda dalam adu penalti yang buruk. Drama itu tersaji pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Belanda gagal mencetak gol dari tiga titik penalti. Kiper Bart Verbruggen juga melakukan kesalahan fatal karena entah bagaimana ia menendang bola ke gawangnya sendiri.

Mistar gawang sisi kanan juga ikut berperan. Dua eksekutor Belanda maupun Maroko sepakannya membentur tiang gawang. Tapi, Maroko beruntung penendang kelima Ismael Saibari membuat Verbruggen bertekuk lutut.

Baca Juga: Erick Thohir: Persaingan IBL Makin Merata, Timnas Basket Akan Diuntungkan

Maroko mengakhiri tos-tosan dengan kemenangan 3-2 setelah laga perpanjangan waktu hingga 120 menit berakhir imbang 1-1.

Maroko kini akan menghadapi tuan rumah bersama Kanada di babak 16 besar.

Maroko telah melakukannya lagi!
Untuk kedua kalinya dalam sejarah Maroko menyingkirkan kekuatan besar UEFA melalui adu penalti di Piala Dunia.

Mereka mengalahkan Belanda 3-2 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, empat tahun setelah kemenangan tak terduga mereka atas Spanyol di Qatar.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jerman Tersingkir dengan Cara yang Memalukan

Singa Atlas memiliki peluang lebih baik di babak pertama tetapi tidak mampu mengalahkan Verbruggen, yang melakukan dua penyelamatan fantastis dalam tiga menit untuk menjaga skor tetap imbang.

Belanda berhasil mencetak gol pembuka melalui Gakpo, yang tampaknya sudah cukup, tetapi sundulan Diop yang tepat waktu di menit pertama waktu tambahan memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Babak perpanjangan waktu berlangsung ketat dan tanpa kejadian berarti, kecuali peluang emas Rahmi yang digagalkan oleh Verbruggen yang sigap.

Baca Juga: Media Jepang Mengejek Korea Selatan: Kesenjangan Makin Melebar

Koopmeiners memberi tim Koeman awal yang sempurna dalam adu penalti, tetapi kegagalan Kluivert dan Timber, ditambah penyelamatan Bounou terhadap Summerville, memberi Saibari kesempatan untuk memenangkannya, yang ia manfaatkan dengan gemilang!

Halaman:

Tags

Terkini