SportlinkNews - Surat kabar Tokyo Sports baru-baru ini menerbitkan sebuah artikel yang membahas apa yang mereka anggap sebagai kesenjangan yang semakin lebar dalam sepak bola antara Jepang dan Korea Selatan.
Artikel ini muncul ketika Jepang lolos dari babak penyisihan grup (sebelum kekalahan yang menyakitkan dari Brasil) sementara Korea Selatan mengalami eliminasi yang memalukan dari Piala Dunia 2026.
Dalam sebuah artikel berjudul "Kesenjangan yang Semakin Lebar Antara Korea Selatan dan Jepang," Tokyo Sports menggambarkan hasil yang kontras di Piala Dunia sebagai bukti nyata dari posisi kedua tim nasional terkemuka di Asia saat ini.
Baca Juga: Tuntut Reformasi Keselamatan di Assen, Marc Marquez Desak Evaluasi Total Area Gravel
Korea Selatan finis di urutan ketiga Grup A. Mereka mengalahkan Republik Ceko di pertandingan pembuka. Kemudian kalah dari Meksiko dan Afrika Selatan.
Korea Selatan finis di urutan ketiga Grup A dan harus menunggu hasil dari grup lain dengan harapan bisa melaju.
"Namun, kemenangan comeback Republik Demokratik Kongo melawan Uzbekistan menggagalkan peluang mereka untuk lolos ke babak gugur,” demikian bunyi publikasi Jepang tersebut.
Baca Juga: Susy Susanti Kembali ke Rumah, Pimpin Era Baru PB Jaya Raya
Perluasan Piala Dunia menjadi 48 tim peserta menciptakan jalan yang lebih mudah bagi tim untuk mencapai babak gugur, tetapi Korea Selatan tetap gagal mencapai tujuan mereka.
Ini adalah pertama kalinya tim tersebut gagal mencapai babak gugur sejak Piala Dunia 2018 di Rusia. Sebaliknya, Jepang melaju ke babak 32 besar dengan satu kemenangan dan dua hasil imbang, total 5 poin di Grup F yang menantang yang termasuk Belanda, Tunisia, dan Swedia.”
Memang, grup Korea Selatan lebih mudah daripada Jepang, karena mereka tidak menghadapi pesaing seperti Belanda, Brasil, atau Argentina.
Baca Juga: Nico Williams Sangat Marah: Orang Itu Bermain karena Dendam dan Kebencian!
Namun, hasil Korea Selatan jauh dari harapan. Keputusan yang tidak biasa dari Asosiasi Sepak Bola Korea – tidak mengadakan upacara penyambutan saat tim kembali – juga mencerminkan suasana suram yang menyelimuti seluruh tim.
Sementara itu, tim nasional Jepang telah menerima ulasan positif karena secara bertahap membangun skuad yang kohesif dengan pemain yang saat ini bermain di Eropa.
Artikel Terkait
Lanjutkan Pengabdian, Eksel Runtukahu Bertekad Bawa Persija Juara
Rekor Pertemuan Tak Memihak, Luka Modric Tetap Yakin Kroasia Bungkam Portugal
Erick Thohir: Persaingan IBL Makin Merata, Timnas Basket Akan Diuntungkan
Taklukkan Jepang Secara Dramatis, Brasil Amankan Tempat di Babak 16 Besar
Piala Dunia 2026: Jerman Tersingkir dengan Cara yang Memalukan