SportlinkNews - Tim nasional Spanyol diingatkan untuk tidak cepat berpuas diri usai memastikan ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Fokus penuh kini harus langsung dialihkan karena tantangan berikutnya dipastikan jauh lebih besar, yakni menghadapi rival kuat Portugal.
Sinyal kewaspadaan tersebut mencuat setelah Spanyol menjejak babak 16 besar usai menggilas Austria 3-0 di Los Angeles Stadium, Jumat (3/7) dini hari WIB. Dalam pertandingan tersebut, penyerang Mikel Oyarzabal sukses mencetak dua gol serta satu gol tambahan dari Pedro Porro.
Kemenangan meyakinkan atas Austria sekaligus menegaskan kebangkitan Spanyol pada turnamen tahun ini. Catatan impresif tersebut berarti pasukan Luis de La Fuente belum terbendung lagi kecuali saat diredam Tanjung Verde 0-0 di laga pertama.
Baca Juga: Prediksi Kolombia vs Ghana: Duel Seru Bakal Terjadi di Stadion Kansas City
Grafik performa lini serang Spanyol terbukti terus mengalami peningkatan yang signifikan pada laga-laga di fase grup. Setelah kegagalan meraih poin penuh di partai pembuka, mereka melibas Arab Saudi 4-0 dan mengatasi Uruguay 1-0.
Soliditas lini pertahanan dan ketajaman lini depan skuad Spanyol kini menjadi sorotan positif dari berbagai pengamat sepak bola dunia. Belum kebobolan sama sekali dengan sudah mencetak delapan gol dalam empat laga, La Furia Roja menjawab dengan baik ekspektasi sebagai salah satu tim favorit.
Meskipun laju timnya terlihat sangat meyakinkan, pelatih Luis de La Fuente justru memilih untuk tetap bersikap membumi dan waspada. Tapi ia percaya timnya masih bisa jauh lebih baik.
Baca Juga: Pelatih Tanjung Verde Kasih Peringatan: Kami Bisa Menyulitkan Argentina di Piala Dunia
De La Fuente menilai performa anak asuhnya masih memiliki beberapa celah yang harus segera dibenahi. Baginya kemenangan telak atas Austria semestinya hanya batu loncatan untuk penampilan yang lebih impresif.
"Performa hari ini mesti menjadi fondasi untuk langkah berikutnya. Kami akan terus membaik dan melakukan segala sesuatunya lebih baik. Kami belum puas, kami menginginkan lebih lagi," kata De La Fuente dikutip Reuters.
"Ada situasi-situasi saat kami kurang menekan. Kami perlu terus membaik sepanjang waktu. Saat Anda tersanjung dan mempercayai pujian itu, Anda jadi lebih lemah. Kepuasan itu bisa membunuh Anda," De La Fuente menambahkan.
Baca Juga: Liverpool FC Bangun Monumen Mengharukan untuk Diogo Jota dan Andre Silva di Anfield
Pernyataan tersebut sengaja dilontarkan demi menjaga mentalitas bertanding dan psikologis para pemain dari euforia yang berlebihan. De La Fuente tidak ingin pujian publik justru membuat fokus anak asuhnya menjadi buyar menjelang laga krusial.
Persiapan taktis kini langsung digelar oleh tim pelatih Spanyol guna meredam agresivitas lini serang Portugal. Laga tersebut diprediksi akan berjalan sangat sengit demi memperebutkan tiket ke perempat final.