Alami Sakit Luar Biasa, Declan Rice Janji Siap Tempur Lawan Meksiko

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Jumat, 3 Juli 2026 | 21:06 WIB
Pemain Inggris, Declan Rice. (Getty Images)
Pemain Inggris, Declan Rice. (Getty Images)

SportlinkNews - Pelatih tim nasional Inggris Thomas Tuchel mengonfirmasi Declan Rice sempat mengalami rasa sakit yang luar biasa pada pengujung laga kontra RD Kongo. Namun, bintang Arsenal tersebut telah memberikan garansi personal siap tempur mengawal lini tengah Tiga Singa dalam pertandingan lawan Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Rice tampil spartan dan nyaris bermain penuh selama 90 menit saat membantu Inggris mengandaskan perlawanan sengit RD Kongo dengan skor tipis 2-1. Ia baru ditarik keluar untuk digantikan John Stones ketika pertandingan memasuki menit pertama masa injury time.

Fakta mengejutkan baru terungkap setelah sang pemain mengakui secara langsung kepada Tuchel mengenai rasa sakit mendalam yang mendera tubuhnya sebelum digantikan. Kondisi pemain berusia 27 tahun tersebut bahkan terlihat sangat kaku dalam sesi latihan pemulihan yang digelar di Kansas City sehari setelah pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Kolombia vs Ghana: Duel Seru Bakal Terjadi di Stadion Kansas City

Tuchel tidak menampik situasi yang menimpa anak asuhnya tersebut sempat membuat jajaran tim pelatih merasa khawatir. Meski demikian, Rice tetap percaya proses pemulihannya berjalan lancar agar bisa diturunkan saat lawan Meksiko di Estadio Azteca pada Senin (6/7) pagi WIB.

"Saya menanyainya amat belakangan. Dan dia bilang 'Saya bisa melakukan ini untuk tim, tapi saya kesakitan luar biasa'. Dan kalau Declan bilang dia amat kesakitan, maka Anda tahu dia tak bisa menahannya lagi," kata Tuchel dikutip Sky Sports.

"Dia berterima kasih kami menariknya. Dia cuma bilang, setelah pertandingan, bahwa itu bukan masalah. Dia akan pulih."

Baca Juga: Pelatih Tanjung Verde Kasih Peringatan: Kami Bisa Menyulitkan Argentina di Piala Dunia

"Jadi tidak ada cedera. Dia cuma kesakitan saja. Saya harap sih dia benar. Dia bilang waktunya cukup (untuk pulih). Sakitnya itu lebih ke saraf."

Arsitek taktik asal Jerman tersebut kini terus memantau perkembangan harian Rice bersama tim medis. Kehadiran mantan pemain West Ham United itu dinilai sangat vital dalam menjaga kedalaman strategi tim di tengah atmosfer tekanan suporter tuan rumah.

Beban fisik yang dipikul oleh Rice pada turnamen akbar kali ini memang tergolong berada di ambang batas maksimal seorang pesepak bola profesional. Pertandingan ketat melawan RD Kongo tercatat menjadi laga ke-65 yang ia mainkan sepanjang musim ini, baik di level klub maupun internasional.

Baca Juga: Liverpool FC Bangun Monumen Mengharukan untuk Diogo Jota dan Andre Silva di Anfield

Riwayat kebugaran Rice memang menjadi perhatian khusus bagi tim medis Inggris maupun Arsenal sejak satu tahun terakhir. Sepanjang bergulirnya musim 2025/26, ia diketahui harus terus bergelut melawan rasa sakit yang menyerang bagian punggung bawahnya.

Guna mengatasi permasalahan tersebut dan tetap tampil prima di lapangan, Rice bahkan dilaporkan kerap mengonsumsi obat pereda nyeri secara berkala. Ketangguhan mental serta fisik sang pemain kembali diuji dalam misi membawa Inggris melangkah lebih jauh di turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat ini.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Sky Sports

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Portugal 2 vs Kroasia 1: Laga Penuh Anulir

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teknologi Snicko Menghapus Air Mata Ronaldo

Jumat, 3 Juli 2026 | 09:46 WIB
X