Pembelaan senada juga disuarakan asisten pelatih Brasil Davide Ancelotti demi meredam gejolak ruang ganti pascakekalahan menyakitkan tersebut. Sistem baku yang diterapkan internal tim diklaim telah dipahami dengan baik oleh seluruh anggota skuad sebelum sepak mula.
Baca Juga: Erling Haaland Pemain yang Paling Ditakuti Inggris
"Itu adalah keputusan yang sudah ditentukan sebelumnya, sama seperti di setiap pertandingan. Kami selalu memberi tahu para pemain sebelumnya siapa yang akan mengambil penalti," ujar Davide.
Putra kandung dari Carlo Ancelotti tersebut menambahkan bahwa hasil buruk dari sebuah eksekusi merupakan risiko logis dalam dunia olahraga. Pihaknya mengaku bertanggung jawab penuh atas segala pilihan strategi yang diterapkan sepanjang jalannya turnamen.
"Itu sepenuhnya merupakan keputusan staf pelatih. Gagal mencetak penalti adalah bagian dari sepak bola, dan hari ini itu terjadi kepada kami," ucapnya.
Brasil sendiri pada akhirnya hanya bisa membalas satu gol lewat sepakan penalti Neymar pada sisa waktu babak kedua. Gol hiburan tersebut tidak mampu menolong pemilik lima gelar juara dunia dari kenyataan pahit tersingkir di babak 16 besar.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)