internasional

Selamat Tinggal Ronaldo! 20 Tahun Piala Dunia Berakhir dengan Air Mata

Selasa, 7 Juli 2026 | 09:43 WIB
Cristiano Ronaldo menangisi kegagalan Portugal di Piala Dunia.

Faktanya, Ronaldo tidak perlu membuktikan apa pun lagi. Ia adalah juara EURO 2016. Ia telah mengangkat trofi UEFA Nations League dua kali.

Ia memiliki lima penghargaan Ballon d'Or, lima gelar Liga Champions, banyak kejuaraan liga nasional, dan sejumlah rekor pencetak gol yang kemungkinan akan membutuhkan waktu sangat lama bagi siapa pun untuk mencapainya.

Ia adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah sepak bola internasional, dengan 146 gol dalam 232 penampilan untuk Portugal; pemain pertama yang mencetak gol di enam Piala Dunia dan lima Kejuaraan Eropa; dan salah satu ikon olahraga paling berpengaruh di abad ke-21.

Baca Juga: Erling Haaland Pemain yang Paling Ditakuti Inggris

Jika Anda hanya melihat angka-angka, Ronaldo pasti sudah menang sejak lama. Tetapi tentu saja, Piala Dunia selalu menjadi impian setiap pemain.

Dan bagi legenda seperti Johan Cruyff, Ferenc Puskas, Paolo Maldini, dan Ronaldo, tidak setiap akhir selalu sempurna.

Beberapa mimpi memang ditakdirkan untuk tidak terwujud. Yang membuat Ronaldo istimewa bukanlah hanya jumlah gelar atau gol yang dicetaknya. Melainkan bagaimana ia membantu jutaan orang tumbuh bersama dengannya.

Para penggemar telah menyaksikan bocah kurus di Jerman pada tahun 2006 menjadi bintang nomor satu dunia, kemudian kapten yang mengangkat trofi EURO, dan akhirnya seorang veteran yang masih berlari tanpa lelah di usia 41 tahun.

Baca Juga: Ronaldo Menunjuk Langsung ke Reporter, Ya! Aku Tahu Kamu Membenciku!

Dua puluh tahun itu juga merupakan perjalanan bagi para penonton sendiri. Para pemain muda dari masa itu kini bekerja, menikah, dan memiliki anak.

Namun, setiap Piala Dunia, nama Ronaldo masih muncul sebagai bagian yang familiar dari musim panas sepak bola.

Hari ini, kisah familiar itu juga harus mengucapkan selamat tinggal. Ronaldo tidak meninggalkan Piala Dunia dengan trofi emas di tangannya.

Baca Juga: Brasil Paceklik Gelar Terpanjang dalam Sejarah: Saat Jersey Kuning Pucat Memudar

Tetapi ia meninggalkan panggung terbesar di dunia sepak bola dengan rasa hormat dari teman dan rival, dengan karier yang sangat sedikit yang dapat menandinginya.

Piala Dunia tidak memberikan Ronaldo akhir yang seperti dongeng. Tetapi sejarah akan selalu menyimpan tempat untuknya. Selamat tinggal, Cristiano Ronaldo.

Halaman:

Tags

Terkini

Komentar Rodri Usai Spanyol Singkirkan Portugal

Selasa, 7 Juli 2026 | 10:31 WIB

Sudah Berakhir, Ronaldo Tak Bisa Melawan Takdir!

Selasa, 7 Juli 2026 | 08:51 WIB

FIFA Kehilangan Sikap Adil

Selasa, 7 Juli 2026 | 06:58 WIB