SportlinkNews - Duel Prancis vs Paraguay berhasil dimenangkan Prancis 1-0 lewat gol penalti yang dieksekusi Kylian Mbappe. Pertandingan tersebut sarat dengan aksi-aksi fisik yang dilakukan pemain Paraguay.
Situasi tersebut sontak mendapatkan respon keras dari Kylian Mbappe usai pertandingan. "Kami tahu jenis pertandingan seperti apa yang akan kami hadapi," kata Mbappe tentang kemenangan tersebut.
"Kami juga bisa bekerja keras, kami tahu caranya. Kami tahu cara bermain sepak bola yang kasar. Kurasa mereka mengira kami akan datang dengan setelan jas, tapi kami sudah siap," kata Mbappe.
Baca Juga: Brasil Gagal di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti: Ini Awal, Bukan Akhir bagi Brasil
Beberapa saat setelah pertandingan muncul komentar pedas dari Celeste Amarilla, seorang senator Paraguay.
Postingan tersebut mendapatkan kecaman dari Mbappe yang menyebutkan sebagai komentar rasis yang dibuat oleh seorang senator Paraguay.
Mbappe memposting pesan di akun X-nya pada hari Senin (6/7/2026), menyebut senator tersebut, Celeste Amarilla, sebagai "wanita hina yang tidak layak menduduki jabatannya."
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) juga mengeluarkan pernyataan pada hari Senin, menyebut komentar politisi tersebut "rasis" dan "sangat menjijikkan dan tidak dapat diterima" sambil juga mengatakan bahwa mereka akan mengambil tindakan hukum.
Amarilla, dalam dua unggahan media sosial, melancarkan serangan pribadi yang kejam terhadap penyerang Real Madrid itu.
Amarilla menyebutnya "bodoh" dan mengkritiknya karena diduga menolak berjabat tangan dengan Orlando Gill, kiper Paraguay. Dia juga menyarankan Gill bahwa dia "seharusnya mengacungkan jari tengah kepada [Mbappe]."
Baca Juga: Roberto Martinez Mundur dari Timnas Portugal, Penggantinya Mantan Bos Ronaldo
Mbappe menulis, "Anda adalah wanita yang hina dan tidak layak untuk posisi Anda. Anda tidak mewakili Paraguay, negara yang telah berjuang dengan semangat dan kehormatan sepanjang kompetisi."
"Melalui kecerobohan dan rasisme Anda yang terang-terangan, seluruh dunia telah melupakan perjalanan dan upaya bersejarah yang dilakukan para pemain Anda selama Piala Dunia ini, memberi jalan bagi seorang wanita yang tidak kompeten yang memberikan citra terburuk bagi negaranya."