Brasil Gagal di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti: Ini Awal, Bukan Akhir bagi Brasil

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Selasa, 7 Juli 2026 | 15:27 WIB
Carlo Ancelotti, pelatih Brasil. (FIFA)
Carlo Ancelotti, pelatih Brasil. (FIFA)

SportlinkNews - Brasil harus pulang kampung lebih cepat setelah pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 dikalahkan Norwegia 1-2. Kekalahan in tentu saja jadi mimpi buruk bagi Selecao

Namun Carlo Ancelotti menegaskan bahwa tersingkirnya Brasil dari Piala Dunia 2026 menandai awal dari siklus baru. Sementara Marquinhos menyerukan kesabaran saat Selecao mulai membangun kembali tim menuju tahun 2030.

Dua gol dari pemain andalan Norwegia, Erling Haaland, membawa negaranya melaju ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Baca Juga: Prediksi Argentina vs Mesir: Pertarungan Ikonik

Sementara bagi Brasil, ini menjadi kegagalan pertama mereka di babak 16 besar sejak 1990. "Saya pikir kami pantas memenangkan pertandingan ini," ujar Ancelotti setelah laga usai.

"Kami tahu mereka bisa bermain seperti itu; mereka berusaha menjaga intensitas pertandingan dengan menguasai bola."

"Kami mengendalikan pertandingan selama 70 menit, tetapi pada akhirnya Haaland menjadi pembeda," ujarnya.

Baca Juga: Komentar Rodri Usai Spanyol Singkirkan Portugal

Dengan kontraknya yang kini berlaku hingga 2030, Ancelotti mengakui bahwa tersingkir dari turnamen merupakan momen yang sangat menyedihkan.

Tapi, mantan pelatih Real Madrid ini menegaskan bahwa fokusnya kini sudah tertuju pada proses membangun kembali tim, menyempurnakan permainan, dan mempersiapkan generasi baru agar mampu kembali bersaing.

"Kekalahan adalah awal dari sebuah petualangan baru," kata pelatih asal Italia tersebut. "Kami harus terus berkembang dan menemukan ide-ide baru. Ini bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah siklus baru."

Baca Juga: Selamat Tinggal Ronaldo! 20 Tahun Piala Dunia Berakhir dengan Air Mata

Ini merupakan Piala Dunia pertama Ancelotti sebagai pelatih tim nasional, setelah sebelumnya dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola klub.

Ia mulai menangani Selecao pada Mei 2025, Ancelotti berupaya membangun identitas taktik tim, mencari talenta-talenta baru, serta memulihkan kepercayaan diri skuat setelah menjalani kampanye kualifikasi Conmebol.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: FIFA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prediksi Argentina vs Mesir: Pertarungan Ikonik

Selasa, 7 Juli 2026 | 13:47 WIB

Komentar Rodri Usai Spanyol Singkirkan Portugal

Selasa, 7 Juli 2026 | 10:31 WIB

Sudah Berakhir, Ronaldo Tak Bisa Melawan Takdir!

Selasa, 7 Juli 2026 | 08:51 WIB

FIFA Kehilangan Sikap Adil

Selasa, 7 Juli 2026 | 06:58 WIB
X