SportlinkNews - Era kepemimpinan Zlatko Dalic di kursi kepelatihan tim nasional Kroasia resmi berakhir. Ia memutuskan mengundurkan diri dan menyudahi masa bakti impresifnya yang telah berlangsung selama sembilan tahun.
Keputusan besar ini diambil menyusul kegagalan tragis armada Vatreni yang harus angkat koper lebih awal di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Langkah Luka Modric dan kawan-kawan dihentikan secara dramatis oleh Portugal dengan skor tipis 1-2 dalam laga yang berlangsung ketat.
Melalui keterangan yang dirilis Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS), Dalic mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kesempatan melatih. Ia menegaskan menakhodai tim nasional merupakan puncak tertinggi dan momen paling berharga dalam sepanjang karier profesionalnya.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Scaloni Menangis Usai Argentina Lolos Dramatis, Mesir Protes Wasit
"Saya selalu mengatakan bahwa tidak ada kehormatan yang lebih besar daripada memimpin tim nasional Anda, dan bahwa saya tidak mungkin memiliki pekerjaan yang lebih penting, bertanggung jawab, dan indah daripada ini," kata Dalic.
Lebih lanjut, Dalic menyampaikan kebersamaan yang terjalin erat antara skuad dengan seluruh elemen masyarakat Kroasia menjadi warisan terbaiknya. Ia merasa sangat terhormat bisa mengawal masa-masa keemasan sepak bola negara pecahan Yugoslavia tersebut di panggung internasional.
"Saya tidak dapat menggambarkan betapa bangganya saya atas setiap kemenangan, atas posisi yang diraih, atas tiga medali, atas malam-malam hebat sepakbola Kroasia, tetapi yang terpenting adalah persatuan yang telah kami capai di dalam tim dan dengan rakyat Kroasia," ujarnya.
Baca Juga: Lionel Messi Peluk dan Puji Ketangguhan Kiper Tanjung Verde Vozinha
Rekam jejak Dalic sejak ditunjuk sebagai pelatih pada 2017 silam memang dipenuhi dengan torehan prestasi yang sangat fenomenal. Ia sukses menggebrak dunia dengan mengantarkan Kroasia keluar sebagai runner-up pada Piala Dunia 2018 di Rusia.
Magis Dalic kembali terbukti setelah mampu mempertahankan konsistensi permainan timnya pada edisi Piala Dunia 2022 di Qatar. Di bawah arahannya, generasi emas Kroasia berhasil mengamankan peringkat ketiga setelah menumbangkan Maroko.
Selain panggung Piala Dunia, sumbangsih medali perak lainnya juga dipersembahkan oleh Dalic dalam kompetisi antarnegara Eropa. Ia sukses membawa Kroasia melaju hingga ke partai puncak dan meraih posisi runner-up pada UEFA Nations League.
Baca Juga: Pesan Menyentuh Michael Carrick kepada Seluruh Elemen Manchester United
Kendati mengaku masih memiliki motivasi yang tinggi di dunia sepak bola, Dalic menilai regenerasi di tubuh kepelatihan tim nasional harus tetap berjalan. Langkah mundur ini dirasanya sebagai opsi terbaik demi kebaikan masa depan prestasi sepak bola Kroasia ke depan.
"Meskipun saya masih merasakan ambisi dan keinginan untuk meraih kesuksesan baru bersama Kroasia, saya merasa bahwa ini adalah saat yang tepat untuk mengakhiri era yang luar biasa ini," tuturnya.