SportlinkNews - FIFA bersama Global Citizen mengonfirmasi peluncuran panggung hiburan paruh waktu pertama dalam sejarah partai puncak turnamen sepak bola sejagat. Megabintang pop, Justin Bieber, ditunjuk sebagai penampil utama dalam acara spektakuler yang akan menyemarakkan laga final Piala Dunia 2026 tersebut.
Agenda hiburan bersejarah ini dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7) dini hari WIB. Selain aksi Bieber, kemegahan panggung internasional tersebut juga akan diperkuat oleh jajaran seniman lintas genre seperti bintang afrobeat Burna Boy dan konduktor kenamaan Gustavo Dudamel.
Paduan suara anak-anak PS22 Chorus dari Staten Island juga terkonfirmasi ambil bagian dalam memeriahkan atmosfer di dalam stadion. Pertunjukan paruh waktu berdurasi 11 menit ini akan dirancang secara artistik oleh vokalis Coldplay, Chris Martin, dengan melibatkan karakter ikonis Sesame Street Muppets produksi The Walt Disney Company.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Babak Perempat Final Piala Dunia 2026
Sisi menarik dari gelaran hiburan ini terletak pada komitmen sosial yang diusung melalui penggalangan dana berskala masif bertajuk FIFA Global Citizen Education Fund. Program kemanusiaan tersebut ditargetkan mampu mengumpulkan dana sebesar 100 juta dolar AS demi memperluas akses pendidikan bermutu dan fasilitas sepak bola anak-anak secara global.
Sejauh ini, pihak penyelenggara mengonfirmasi total donasi yang terkumpul dari berbagai mitra strategis telah menembus angka lebih dari 50 juta dolar AS. Guna mempercepat pencapaian target, manajemen FIFA juga memberlakukan kebijakan pemotongan satu dolar AS dari setiap lembar tiket penonton Piala Dunia 2026 yang terjual.
Keterlibatan dalam proyek monumental ini mendatangkan rasa bangga dan syukur tersendiri bagi Bieber yang dikenal memiliki kepedulian sosial tinggi. Ia menilai sepak bola dan musik memiliki kekuatan serupa dalam menyatukan latar belakang masyarakat yang berbeda.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Delapan Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026 (Bagian 1)
"Piala Dunia FIFA menyatukan dunia seperti tidak ada acara lain yang bisa melakukannya. Saya bersyukur menjadi bagian dari Halftime Show ini, terlebih karena acara ini sudah membantu memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di seluruh dunia," ujar Bieber dikutip dari Marca.
Apresiasi serupa datang dari musisi Burna Boy yang memandang panggung dunia ini sebagai sarana diplomasi budaya yang sangat strategis. Bagi sang musisi, kesempatan emas ini memikul beban moral untuk membawa nama baik tanah kelahirannya di hadapan miliaran pasang mata.
"Piala Dunia FIFA adalah salah satu momen yang benar-benar mampu menyatukan seluruh dunia. Mewakili Afrika dalam Halftime Show pertama final Piala Dunia adalah sebuah kehormatan dan tanggung jawab yang tidak saya anggap remeh," kata Burna Boy.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Delapan Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026 (Bagian 2)
Burna Boy turut menegaskan esensi dari kolaborasi akbar tersebut melampaui batas-batas industri hiburan pop komersial belakangan ini. Sinergi para pesohor dunia ini murni ditujukan untuk membuka ruang masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda lewat jalur edukasi formal.
Pendiri sekaligus CEO Global Citizen, Hugh Evans, menyamakan urgensi gerakan masif para musisi top dunia ini dengan gaung konser kemanusiaan legendaris Live Aid pada masa lampau. Skala kolaborasi yang luas diharapkan mampu menggerakkan hati para pembuat kebijakan di berbagai belahan bumi.