SportlinkNews - Usai dikalahkan Inggris 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) dan Javier Aguirre sepakat untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai manajer tim nasional.
Seperti yang telah diprediksi, mantan bek FC Barcelona dan El Tri, Rafael Marquez, secara resmi diumumkan sebagai pengganti Aguirre.
"Warisan Aguirre akan abadi dalam sejarah kami," bunyi pernyataan federasi Meksiko di media sosial.
Baca Juga: Ruben Amorim Mengaku Banyak Membuat Kesalahan Selama Memimpin di Manchester United
Selama masa jabatan ketiganya menangani tim yang berlangsung hampir dua tahun, Aguirre menahbiskan diri sebagai manajer dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah tim nasional Meksiko.
Aguirre memimpin 50 pertandingan dengan rekor 33 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan delapan kekalahan, serta sukses mengamankan trofi Piala Emas CONCACAF dan Nations League pada 2025.
"Mimpi telah usai, tetapi kami makin dekat dengan tim-tim besar," ujar Aguirre dalam konferensi pers usai laga melawan Inggris.
Baca Juga: Operasi Kelar, Jordan Henderson Siap Kembali Lawan Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026
"Pemain memenangi pertandingan, sementara manajer yang menelan kekalahan. Jadi, sayalah yang bertanggung jawab atas kekalahan ini," ucapnya.
Dalam konferensi pers tersebut, Aguirre menyatakan bahwa ia akan mundur dari posisinya dan secara informal mengumumkan penunjukan Marquez, yang menjabat sebagai asisten manajernya selama periode ini.
"Saya memeluk erat Rafa Marquez... ia memiliki empat tahun ke depan yang sangat menjanjikan; fondasi yang solid telah terbangun," imbuh Aguirre.
Baca Juga: Gandeng Musisi Dunia, Justin Bieber Siap Guncang Panggung Paruh Waktu Final Piala Dunia 2026
Marquez, yang mencatatkan lima partisipasi di Piala Dunia bersama Meksiko sekaligus menjadi salah satu pesepakbola tersukses dalam sejarah negaranya.
Marquez pernah bersinar di Eropa - khususnya bersama FC Barcelona - sebelum mengawali karier kepelatihannya dengan menukangi Barcelona Atletic, tim cadangan Blaugrana.