internasional

5 Kali Argentina Berhadapan dengan Inggris di Piala Dunia: Tangan Tuhan, Maradona, dan Hutang kepada Beckham

Senin, 13 Juli 2026 | 11:18 WIB
Diego Maradona mencuri gol dengan menyebut 'Tangan Tuhan' ke gawang Inggris.

Namun, Javier Zanetti menyamakan kedudukan untuk Argentina tepat sebelum jeda dengan tendangan bebas yang mengesankan.

Titik balik pertandingan terjadi di awal babak kedua. David Beckham membalas tindakan Diego Simeone dan menerima kartu merah langsung.

Bermain dengan sepuluh pemain selama lebih dari 70 menit, Inggris tetap berani membawa pertandingan ke adu penalti.

Baca Juga: Misteri Semifinal Impian, Inggris, Argentina, Prancis, dan Spanyol: Mahakarya FIFA 

Di sini, David Batty gagal mencetak penalti penentu, dan Argentina menang 4-3 melalui adu penalti untuk melaju ke perempat final.

Beckham berubah dari pahlawan menjadi penjahat di mata penggemar Inggris selama bertahun-tahun setelahnya.

Semuanya baru benar-benar terselesaikan ketika gelandang tersebut berhasil mengeksekusi tendangan bebas di kualifikasi Piala Dunia 2002, membantu Inggris bermain imbang 2-2 dengan Yunani dan secara resmi mengamankan tempat mereka di Piala Dunia.

Semuanya baru benar-benar terselesaikan ketika gelandang tersebut berhasil mengeksekusi tendangan bebas dalam kualifikasi Piala Dunia 2002, membantu Inggris bermain imbang 2-2 dengan Yunani dan secara resmi mengamankan tempat mereka di putaran final.

Baca Juga: Indonesia Borong Dua Emas di Chamonix, Desak dan Veddriq Kembali Berjaya di Speed Individu

Dan di sinilah Beckham memainkan peran kunci dalam menyingkirkan tim Argentina lebih awal.

PIALA DUNIA 2002: Beckham dan balas dendam yang manis
Empat tahun setelah tragedi di Prancis, takdir memberi Beckham kesempatan untuk menebus kesalahannya.

Di babak penyisihan grup Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan, Inggris mendapatkan penalti setelah Mauricio Pochettino melakukan pelanggaran terhadap Michael Owen di area penalti.

Beckham maju untuk mengambil tendangan penalti yang menentukan, mengalahkan kiper Pablo Cavallero untuk mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.

Baca Juga: Pieter Huistra Kembali Dipercaya Melatih PSS Sleman Menghadapi Super League 2026/27

Kemenangan 1-0 tidak hanya membantu Three Lions membalas kekalahan mereka di tahun 1998, tetapi juga secara langsung berkontribusi pada tersingkirnya Argentina, salah satu kandidat utama turnamen tahun itu, di babak penyisihan grup.

Halaman:

Tags

Terkini

Mbappe dan Lamal Bertemu Lagi

Senin, 13 Juli 2026 | 11:45 WIB