SportlinkNews - Ketegangan seputar semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina mencapai puncaknya. Penggemar dari kedua tim terlibat dalam argumen dan bentrokan sengit sebelum pertandingan dimulai.
Hanya beberapa jam sebelum pertandingan penting antara Inggris dan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026, sebuah video yang beredar di media sosial telah membuat komunitas sepak bola Inggris marah dan... geli.
Dalam sebuah video yang direkam di kota Escobar (Argentina), sekelompok penggemar Argentina berkumpul di jalanan, bersorak dan membakar apa yang mereka yakini sebagai bendera Inggris sebagai bentuk pembangkangan sebelum pertandingan.
Baca Juga: Terpuruk Sepanjang Musim, Aston Martin Bakal Segera Mendapatkan Unit Daya Baru Honda
Namun, perlu dicatat bahwa bendera yang dibakar bukanlah bendera nasional Inggris (Salib St. George), melainkan Union Jack – bendera Kerajaan Inggris Raya, yang mewakili seluruh Persemakmuran Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara.
Saat membakar bendera tersebut, para penggemar Argentina dengan sinis berkomentar bahwa siapa pun yang tidak menari pasti pendukung Inggris.
Tetapi mereka tidak menyadari bahwa mereka akan menjadi sasaran ejekan karena membakar bendera yang salah.
Baca Juga: Prancis 0-2 Spanyol: Kesalahan Fatal, Ketidakberdayaan Mbappe Melawan Musuh Bebuyutan
Di media sosial setelahnya, banyak penggemar Inggris mengejek mereka. Seseorang berkomentar sinis: "Mereka bahkan tidak tahu bendera mana yang mereka bakar."
Akun lain menulis: "Itu konyol. Jika Anda ingin membakar bendera Inggris, setidaknya temukan bendera Inggris yang benar."
Sementara itu, penggemar lain berkomentar sinis, "Ini murni penipuan diri sendiri."
Banyak orang lain juga berpendapat bahwa tindakan ini menunjukkan kurangnya pemahaman tentang perbedaan antara bendera Inggris Raya dan bendera St. George – simbol yang unik untuk Inggris.
Baca Juga: Empat Skenario Final Piala Dunia 2026
Insiden tersebut semakin meningkatkan ketegangan menjelang pertandingan semifinal, Rabu 15 Juli atau Kamis dini hari WIB.