SportlinkNews - Pelatih Prancis Didier Deschamps memberikan reaksi langsung pertamanya setelah tersingkir di semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol (2-0).
“Jelas ada banyak kekecewaan. Para pemain sangat terpukul karena kami memiliki ambisi yang tinggi. Ini terutama kesalahan kita,” kata Deschamps dilansir lequipe.fr.
Spanyol unggul lebih dulu melalui penalti awal dari Mikel Oyarzabal, kemudian menambah gol pengamanan dari Pedro Porro, dibantu oleh Dani Olmo, pada menit ke-58.
Baca Juga: Alwi Farhan Melaju, Jonatan Christie Tersingkir di Babak Pertama Japan Open 2026
"Untuk memiliki harapan, kami harus berada dalam performa terbaik," katanya. "Sayangnya, kami tidak."
Pada saat gol Porro, Spanyol telah melakukan delapan tembakan sementara Prancis hanya dua, dan memenangkan 60% dari semua duel.
Prancis menyelesaikan dengan 10 percobaan tembakan, tetapi hanya satu yang berada dalam jarak 13 meter dari gawang, dan hanya tiga yang tepat sasaran.
"Hari ini [Spanyol] bertahan dengan sangat baik," kata Deschamps. "Mereka memberi kami ruang yang sangat sempit. Selain itu, karena kami melakukan kesalahan teknis, menjadi sulit untuk menciptakan masalah bagi mereka. Level teknis kami di bawah apa yang telah kami tunjukkan di pertandingan sebelumnya."
Baca Juga: Jadi Penguasa di Sirkuit Sachsenring, Marc Marquez Samai Rekor Legenda Giacomo Agostini
Dalam enam pertandingan pertama Prancis, para penyerang Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, dan Michael Olise mencetak total 13 gol dan 10 assist. Melawan Spanyol, mereka hanya melakukan lima percobaan tembakan yang bernilai 0,15 xG.
Kemudian ketika disinggung soal wasit, ia memberikan reaksi. "Apakah wasit cukup baik untuk memimpin semifinal Piala Dunia?" (...) Dan saya tidak mengatakan ini karena kami kalah hari ini, tetapi ada situasi tertentu... Seringkali juga tidak menguntungkan kami."
"Alasan pertama adalah kami sedikit di bawah standar dan kurang berbahaya dalam menyerang."
Baca Juga: Empat Skenario Final Piala Dunia 2026
Didier Deschamps menilai timnya bermain di bawah standar dan kurang berbahaya dalam menyerang daripada yang seharusnya. Beberapa kesalahan teknis dan melewatkan umpan yang bisa menghasilkan situasi dan peluang.
Artikel Terkait
Kemenangan atas Hong Kong Tak Cukup, Indonesia U-18 Gagal Raih Tiket Kejuaraan DuniaU-19 FIVB 2027
Herdman Akui Sulit Coret Pemain Jelang Seleksi Akhir Timnas Indonesia
Tom Cruise hingga Jennifer Hudson Meriahkan Upacara Penutupan Final Piala Dunia 2026
Prancis 0-2 Spanyol: Kesalahan Fatal, Ketidakberdayaan Mbappe Melawan Musuh Bebuyutan
90 Menit Mengerikan Mbappe: Gagal Cetak Gol dari 100% Tembakan