SportlinkNews- Langkah tim nasional Kroasia di Piala Dunia 2026 harus terhenti secara dramatis setelah takluk 1-2 dari Portugal pada babak 32 besar 2 Juli lalu. Namun, kegagalan tersebut justru memicu babak baru bagi masa depan skuad Vatreni lewat pergantian juru taktik.
Kapten Luka Modric sempat memberikan sinyal kuat laga kontra Portugal tersebut bakal menjadi penampilan pemungkasnya di level internasional. Spekulasi tersebut kini berpotensi berbalik arah seiring dengan perubahan mendasar yang terjadi di kursi kepelatihan Kroasia.
Keputusan Modric untuk menunda masa pensiunnya disinyalir kuat dipengaruhi oleh kembalinya sosok pelatih familier Slaven Bilic. Hubungan emosional yang sangat erat antara ia dan sang nakhoda baru tersebut telah terbangun secara harmonis selama bertahun-tahun lamanya.
Baca Juga: Memanas! Fans Argentina Marah Bakar Bendera Inggris
Keduanya pernah bekerja sama saat Bilic pertama kali dipercaya untuk menangani skuad Kroasia beberapa tahun silam. Kehadiran kembali sosok berusia 57 tahun tersebut menggantikan posisi Zlatko Dalic kini dinilai menjadi magnet utama yang mampu menahan kepergian Modric.
Mantan pelatih West Ham United tersebut secara terbuka menegaskan Modric merupakan sosok pertama yang masuk dalam daftar komunikasinya. Bilic mengonfirmasi pembicaraan mengenai masa depan sang kapten di level internasional sebenarnya sudah sempat bergulir sejak beberapa bulan lalu.
“Saya sudah berbicara dengannya beberapa bulan lalu dan topik yang terus muncul adalah apakah ini akan menjadi Piala Dunia terakhirnya,” kata Bilic.
Baca Juga: Statistik Argentina vs Inggris, Three Lions Unggul Tipis
“Saya sangat berharap dia terus bermain, tetapi keputusan sepenuhnya ada di tangannya. Kami akan membicarakannya bersama, sebagai pelatih dan teman, agar dia mengetahui pendapat saya,” Bilic menambahkan.
Rumor bertahannya Modric di tim nasional juga berjalan selaras dengan perkembangan masa depan karier profesionalnya di level klub. Pemain berusia 40 tahun itu kini dikabarkan tengah mempersiapkan diri untuk segera memperpanjang masa baktinya bersama raksasa Italia, AC Milan.
Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS) secara resmi mengumumkan penunjukan Bilic sebagai nakhoda baru mereka pada Senin (13/7) waktu setempat. Langkah cepat ini diambil federasi guna mengisi kekosongan posisi setelah mundurnya Dalic usai kegagalan total pada gelaran Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Duel Argentina vs Inggris: Penantian Panjang Lionel Messi di Piala Dunia
Keputusan ini menandai dimulainya periode kepemimpinan kedua bagi Bilic bersama tim nasional negaranya. Masa bakti pertamanya tercatat berlangsung sejak pertengahan 2006 silam hingga akhirnya ia memutuskan mundur usai gelaran Euro 2012.
Publik menyambut hangat kembalinya sosok yang dinilai memiliki dedikasi luar biasa bagi perkembangan sepak bola Kroasia. Harian ternama Jutarnji list bahkan sempat menyanjungnya sebagai pelatih pertama yang mampu meninggalkan kursi kepelatihan dengan torehan rekam jejak sangat positif.