SportlinkNews - Meski gelaran Piala Dunia 2026 telah kelar dengan Spanyol menjadi juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 namun masih menyisakan permasalahan.
Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) telah mengkonfirmasi bahwa mereka berencana untuk mengajukan pengaduan resmi kepada FIFA atas campur tangan Donald Trump dalam penangguhan kartu merah Folarin Balogun di Piala Dunia.
Penyerang Amerika Serikat itu seharusnya absen dalam pertandingan babak 16 besar melawan Belgia setelah dikeluarkan dari lapangan saat kemenangan 2-0 atas Bosnia-Herzegovina di babak 32 besar.
Baca Juga: Fulham Luncurkan Jersey Kandang Terbarunya yang Didominasi Warna Putih
Namun, beberapa hari kemudian, terungkap bahwa Presiden Amerika Serikat secara pribadi telah berbicara dengan Infantino melalui telepon dan mendorong badan pengatur untuk 'meninjau' keputusan tersebut.
FIFA kemudian mengkonfirmasi bahwa larangan Balogun akan ditangguhkan selama 12 bulan meskipun tidak ada banding resmi atau preseden untuk keputusan tersebut.
Badan pengatur tidak memberikan alasan untuk keputusan tersebut, selain mengutip aturan yang memungkinkan hukuman untuk ditangguhkan.
Baca Juga: Dilepas Chelsea Alejandro Garnacho Resmi Berseragam Aston Villa, Bidik Kemenangan di Liga Champions
Presiden NFF Lise Klaveness percaya bahwa keputusan untuk membatalkan larangan tersebut adalah sebuah 'kesalahan' dan menegaskan bahwa mereka bermaksud untuk mengangkat masalah ini secara resmi kepada komite etik FIFA.
"Ketika Anda melanggar aturan seperti ini, Anda berada di jalan yang licin yang akan membahayakan seluruh permainan. Ini adalah kekhawatiran bagi permainan ketika Anda mengkompromikan aturan dasar permainan," kata Klaveness kepada The Times dikutip Metro.co.uk.
"Kita semua tahu bahwa putusan ini dipengaruhi oleh kekuatan eksternal dan tidak melalui proses yang semestinya. Kita membutuhkan pemimpin kita di FIFA untuk mengatakan bahwa ini adalah sebuah kesalahan."
Baca Juga: Mercedes Kenalkan Safety Car F1 Baru Berpenggerak Semua Roda dengan Tenaga 612 HP
"Ketika Anda membuat keputusan kontroversial, dan ketika ada suara eksternal yang sangat kuat di telinga Anda, sangat penting bahwa Anda memiliki lebih banyak suara [dalam pengambilan keputusan]. Dan jika tidak, itu adalah sebuah kesalahan."
"Kasus ini sangat serius dan sangat mengkhawatirkan sehingga saya berharap ini dapat berkontribusi untuk sedikit mendorong orang untuk berani berbicara dan tidak takut untuk mengangkat kasus-kasus serupa."