SportlinkNews - Piala Presiden 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit di lapangan, tetapi juga mencetak prestasi di industri penyiaran.
Turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia itu sukses menjadi program televisi dengan jumlah penonton terbanyak, mengungguli seluruh tayangan dari berbagai kategori.
Capaian tersebut diungkapkan Direktur Program EMTEK, Harsiwi Ahmad, berdasarkan hasil pemantauan Nielsen terhadap 10 pertandingan yang telah disiarkan.
Baca Juga: Sebastien Ogier Dirawat di Rumah Sakit Setelah Kecelakaan Hebat di Reli Finlandia
Selama periode tersebut, Piala Presiden 2026 membukukan rata-rata rating 4,2 persen dengan audience share 23,9 persen.
Artinya, hampir satu dari empat pemirsa televisi di Indonesia yang sedang menyalakan televisi pada waktu pertandingan memilih menyaksikan Piala Presiden 2026.
"Angka itu menjadikan Piala Presiden sebagai program televisi dengan jumlah penonton tertinggi, bukan hanya di kategori olahraga, tetapi di antara seluruh program yang tayang di berbagai stasiun televisi," ujar Harsiwi dalam jumpa pers babak semifinal dan final di Surabaya, Minggu, 2 Agustus.
Baca Juga: KTM Ambil Sikap Tegas, Siap Pecat Maverick Vinales Sebelum Grand Prix Inggris
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa minat masyarakat terhadap turnamen pramusim terus meningkat dari tahun ke tahun.
Tingginya perhatian publik juga memberikan nilai tambah bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi.
Harsiwi menegaskan, seluruh data yang dipublikasikan bersumber dari Nielsen, lembaga riset audiens televisi yang menjadi standar industri penyiaran dan periklanan di berbagai negara.
Baca Juga: Shayne Pattynama: Vietnam Tim Kuat, tapi Timnas Indonesia Akan Menang
Karena memiliki kredibilitas internasional, data tersebut juga menjadi rujukan utama bagi para sponsor dalam mengukur efektivitas sebuah program.
"Nielsen merupakan lembaga riset pemirsa televisi yang diakui secara internasional," imbuhnya.
"Data mereka menjadi acuan utama bagi industri periklanan dan para sponsor. Karena itu, hasil rating dan audience share yang kami sampaikan dapat dipertanggungjawabkan," tambah Harsiwi melanjutkan.
Baca Juga: Arne Slot Masih Fokus di Eropa Meski Dikabarkan Mulai Dilirik Al Ahli
Besarnya jumlah penonton pun berimbas langsung pada tingkat kepuasan para mitra komersial.
Harsiwi mengungkapkan, sponsor memberikan respons positif karena eksposur yang diperoleh selama turnamen dinilai sesuai bahkan melampaui ekspektasi.
"Para sponsor menyampaikan kepuasannya. Mereka mengaku percaya terhadap data Nielsen dan menilai hasil eksposur yang diperoleh melalui Piala Presiden sangat baik. menjadi bukti bahwa kerja sama yang dibangun memberikan manfaat bagi semua," tuturnya.
Baca Juga: 10 Fakta Menarik Tentang Danny Welbeck yang Kini Berseragam Chelsea
Tingginya angka rating dan audience share tersebut sekaligus mempertegas posisi Piala Presiden sebagai salah satu produk sepak bola nasional dengan daya tarik terbesar.
Bukan hanya menjadi panggung persiapan klub menuju kompetisi resmi, turnamen ini juga berkembang menjadi tontonan utama masyarakat yang memberikan nilai komersial tinggi bagi dunia penyiaran dan para sponsor.