SportlinkNews - Salah satu pesepak bola Afrika terbaik sepanjang masa, penyerang Samuel Eto’o, mengawali karier seniornya di Real Madrid, meskipun ia menghabiskan sebagian besar masa tiga tahunnya bersama klub tersebut dengan status pinjaman.
Mallorca, yang awalnya merekrutnya sementara pada tahun 2000, kemudian mempermanenkan statusnya pada tahun yang sama.
Eto’o berkembang menjadi pemain yang sangat menjanjikan di La Liga bersama Mallorca; ia memantapkan dirinya sebagai pencetak gol yang dapat diandalkan dan menarik perhatian rival terbesar Real Madrid.
Baca Juga: Juventus dan Adidas Rilis Jersey Ketiga untuk Musim 2026/27
Pada tahun 2004, pemain asal Kamerun ini bergabung dengan Barcelona, menghabiskan lima tahun berikutnya di klub tersebut dan tumbuh menjadi salah satu penyerang papan atas dunia.
Selama waktunya di Barca, Eto’o meraih tiga gelar La Liga dan dua kali mengangkat trofi Liga Champions. Barcelona mencatatkan treble Eropa pada musim 2008/09, dan Eto’o berhasil mengulangi pencapaian serupa pada musim berikutnya setelah bergabung dengan Inter Milan asuhan Jose Mourinho.
Eto’o pindah ke klub Rusia, Anzhi Makhachkala, pada tahun 2011 sebelum hijrah ke Premier League dua tahun kemudian.
Baca Juga: Jorge Martin Tidak Lagi Terobsesi untuk Tampil Ngotot Demi Gelar Juara MotoGP
Ia menghabiskan satu musim di Chelsea sebelum bergabung dengan Everton setelah kontraknya habis, lalu meninggalkan The Toffees dan sepak bola Inggris pada tahun 2015.
Pada empat tahun terakhir karier bermainnya, Eto’o sempat membela Sampdoria, Antalyaspor, Konyaspor, dan Qatar SC sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2019.
Mantan penyerang ini tetap berkecimpung dalam dunia sepak bola dan kerap menyampaikan pandangannya; salah satunya pada tahun 2021, ketika—seperti dilaporkan oleh AS melalui Squawka—ia mengungkapkan pemain yang menurutnya mampu menantang rekor Ballon d’Or milik Lionel Messi.
Baca Juga: Timnas Diselidiki atas Dugaan Pengaturan Skor di Piala AFF 2026, LFF Ungkap Rincian
Eto'o Memprediksi Masa Depan Cerah bagi Bintang Real Madrid
Pada tahun 2021, Kylian Mbappe sedang menjalani musim keempatnya bersama Paris Saint-Germain setelah didatangkan dari Monaco.
Ia mengemban tugas—bersama bintang-bintang seperti Lionel Messi dan Neymar—untuk membantu klub tersebut memenangkan Liga Champions. Meski saat itu baru berusia 23 tahun, Mbappe telah memenangkan Piala Dunia dan mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di posisinya.