Petinju Ini Meninggal Dunia Setelah Kekalahan 11 Tahun Silam

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:34 WIB
Petinju Prichard Colon meninggal dunia pada usia 33 tahun
Petinju Prichard Colon meninggal dunia pada usia 33 tahun

SportlinkNews - Petinju Prichard Colon meninggal dunia pada usia 33 tahun setelah perjuangan panjang melawan masalah kesehatan akibat cedera yang dideritanya usai pertarungan melawan Terrel Williams.

Prichard Colon (lahir 19 September 1992 – meninggal 13 Agustus 2026) adalah mantan petinju profesional asal Puerto Riko yang dianugerahi gelar Juara Dunia Kehormatan oleh World Boxing Council (WBC) dan memenangkan medali emas pada Kejuaraan Junior Pan American 2010 di kelas berat 64 kg (141 pon).

Ia meninggal dunia kemarin (13 Agustus). Colon menderita cedera parah yang sangat memengaruhi kesehatannya setelah kekalahannya dari Terrel Williams pada tahun 2015.

Baca Juga: Bek Bali United FC Thomas Lam Jalani Debut di Laga Pramusim Dewata Challenge Series 2026

Petinju asal Puerto Riko itu mengalami kondisi vegetatif berkepanjangan setelah berulang kali menerima pukulan di bagian belakang kepala selama pertarungan tersebut.

Setelah kekalahan itu, Colon mendapatkan perawatan medis sepanjang waktu namun tidak pernah bisa berbicara kembali dan harus menggunakan kursi roda. Sebelas tahun setelah cedera serius di atas ring tersebut, Colon kalah dalam "pertarungan terakhirnya."

World Boxing Organization (WBO) mengonfirmasi: "Seorang petarung hingga akhir hayatnya. Keluarga besar WBO berduka atas meninggalnya Prichard Colon, yang keberanian, kekuatan, dan semangat juangnya melampaui batas-batas ring tinju."

Baca Juga: Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua Akan Digelar pada Hari Kerja; Muncul Tanggal Baru

"Pertarungan terbesarnya telah menjadi bukti ketangguhan yang tak tergoyahkan serta kasih sayang yang kokoh dari keluarganya. Beristirahatlah dengan tenang, sang juara," tulis WBO.

World Boxing Council (WBC) juga menulis: "Hari ini, kami berduka atas meninggalnya Prichard Colon. Seorang petarung sejati, yang kekuatan, keberanian, dan semangat juangnya menginspirasi orang-orang di seluruh dunia."

WBC menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada ibu Colon, Nieves, serta keluarga dan orang-orang terkasihnya. World Boxing Association (WBA) juga menyampaikan dukacitanya: "Kami berduka atas meninggalnya Prichard Colon.

Baca Juga: Daftar Lengkap Transfer Chelsea Musim 2026/27

Sebagai petarung sejati dalam segala artian, Prichard meninggalkan pelajaran mendalam tentang kehidupan, ketangguhan, dan olahraga kita. Seluruh komunitas tinju turut berduka atas kehilangan yang sangat besar dan memilukan ini. Beristirahatlah dengan tenang, sang juara."

Colon memiliki rekor tak terkalahkan dalam 16 pertarungan sebelum menghadapi petinju Amerika, Terrel Williams, pada Oktober 2015.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X