SportlinkNews - Dunia balap mobil dikejutkan oleh kabar penangkapan mantan pembalap Formula 1, Adrian Sutil.
Eks driver yang pernah memperkuat Spyker, Force India, dan Sauber itu ditahan otoritas kepolisian dalam sebuah operasi lintas negara atas dugaan keterlibatan dalam kasus penipuan dan penggelapan dana berskala internasional.
Sumber dari berbagai otoritas investigasi menyebut penyelidikan terhadap Sutil telah dilakukan di beberapa negara Eropa, termasuk Jerman, Swiss, dan Monaco.
Baca Juga: Marc Marquez Samai Valentino Rossi, Paolo Simoncelli Ungkap Kekagumannya
Meski begitu, lokasi persis penangkapannya belum diungkapkan kepada publik. Pihak kepolisian juga masih menutup rapat detail dakwaan dan skala kerugian yang ditimbulkan dalam kasus tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Sutil belum memberikan pernyataan resmi terkait penangkapannya. Dilansir dari Daily Mail, Sutil dikenal sebagai salah satu pembalap yang konsisten pada masanya.
Meski tampil di 128 Grand Prix sepanjang periode 2007-2014, ia tidak pernah sekali pun naik podium, sebuah rekor yang masih bertahan hingga kini.
Baca Juga: Oxford United Menang, Ole Romeny Tunjukkan Performa Positif Usai Cedera
Pencapaian terbaiknya adalah finis keempat pada GP Italia 2009. Ia juga dua kali menembus posisi lima besar, masing-masing pada GP Malaysia 2010 dan GP Monako 2013.
Ini bukan pertama kalinya nama Adrian Sutil terseret masalah hukum. Pada 2011, ia terlibat insiden di sebuah klub malam Shanghai yang menyebabkan eksekutif Lotus, Eric Lux, terluka akibat serpihan gelas.
Pengadilan menjatuhkan vonis 18 bulan masa percobaan serta denda signifikan.
Kasus itu juga memicu retaknya hubungan persahabatannya dengan juara dunia F1, Lewis Hamilton. Hamilton, yang berada di lokasi kejadian, memilih tidak hadir sebagai saksi, membuat hubungan keduanya memburuk.
Baca Juga: Pulisic Cedera, Ambisi Milan ke Puncak Klasemen Hadapi Tantangan Berat
Sutil sempat kembali ke Formula 1 pada 2013 bersama Force India, namun performanya tak cukup untuk mempertahankan tempat di grid. Setelah itu, ia perlahan menghilang dari panggung utama balap internasional.
Kini, pada usia 42 tahun, namanya kembali menjadi sorotan, bukan karena prestasi di lintasan, tetapi karena dugaan keterlibatan dalam jaringan penipuan internasional.
Otoritas berwenang diperkirakan akan mengungkap lebih banyak detail dalam beberapa hari mendatang.
Artikel Terkait
Williams Kembali Gunakan Logo W yang Ikonik Menyambut Musim Balap F1 2026
Pinjam Mobil Ferrari SF-23, Cadillac Jalani Simulasi Balap F1 di Imola Uji Kemampuan 20 Personelnya
Audi Luncurkan Mobil F1 Konsep R26, Bidik Gelar Juara Dunia F1 2030
Pengakuan Sahabat Michael Schumacher yang Memilukan Tentang Kesehatan Legenda F1
Max Verstappen Peringatkan Pasangan McLaren, Lando Norris & Oscar Piastri dalam Pacuan Juara F1