SportlinkNews - Debut pembalap F1 Max Verstappen di ajang balapan Nurburgring Langstrecken-Serie (NLS) pada Sabtu, 18/4/2026, tidak semulus yang diharapkan.
Balapan yang digelar di sirkuit Nurburgring itu melahirkan duka bagi dunia motorsport. Pembalap Juha Miettinen meninggal dunia setelah terjadi kecelakaan beruntun.
Juha Miettinen mengalami kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh mobil. Red Flag dikibaskan hingga akhirnya balapan ditangguhkan.
Baca Juga: Liam Rosenior Sebut Chelsea Tak Layak Kalah dari Manchester United
Peristiwa ini sontak menyita perhatian dunia mengingat keterlibatan Max Verstappen untuk pertama kalinya dalam ajang balapan NLS.
Juara Formula 1 empat kali itu memberikan penghormatan kepada Miettinen setelah balapan melalui akun media sosialnya.
"Terkejut dengan apa yang terjadi hari ini. Olahraga motor adalah sesuatu yang kita semua cintai, tetapi di saat-saat seperti ini, ini adalah pengingat betapa berbahayanya olahraga ini," katanya.
Baca Juga: Marc Klok Janjikan Persib akan Bermain All Out di Banten International Stadium
"Mengirimkan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga dan orang-orang terkasih Juha," tulis Max Verstappen.
Dalam sebuah pernyataan dikonfirmasi bahwa Miettinen meninggal dunia di pusat medis sementara enam pesaing lainnya dibawa untuk pemeriksaan.
"Selama balapan pertama Kualifikasi ADAC 24h Nürburgring (18 April 2026), sebuah kecelakaan serius yang melibatkan tujuh pesaing terjadi di tahap awal balapan."
Baca Juga: Performa Apik Dony Tri Pamungkas Bawa Persija Tampil Kompetitif di Super League
"Setelah tabrakan antara beberapa kendaraan, pengawas balapan segera menghentikan balapan untuk memungkinkan operasi pemulihan dan penyelamatan yang ekstensif," demikian bunyi pernyataan dari ADAC RAVENOL 24h Nürburgring.
"Meskipun layanan darurat segera tiba, petugas medis darurat tidak dapat menyelamatkan pengemudi yang terlibat, Juha Miettinen (BMW 325i, #121), setelah ia dievakuasi dari kendaraan; pengemudi tersebut meninggal di Pusat Medis setelah semua upaya resusitasi gagal."
"Enam pengemudi lainnya yang terlibat dibawa ke Pusat Medis dan rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan pencegahan." Tidak ada korban luka yang berada dalam kondisi mengancam jiwa."