Namun kemudian dia merasa lebih lega dengan gol balasan yang terjadi hanya dalam tempo dua menit.
“Sangat senang melihat tim saya bereaksi dan bisa mencetak gol dari (Dominikus) Dion dari bola muntah. Lalu kemudian lahir gol kedua yang juga jadi keuntungan bagi PSS,” ungkap Huistra.
Pelatih asal Belanda itu juga meminta anak asuhnya tak jemawa. Pasalnya posisi PSS memang masih belum aman dan masih menyisakan tiga laga untuk berjuang dari degradasi.
“Kami memastikan taktik yang saya sampaikan dan pemain berjuang sampai akhir. Pemain main bagus dan menyenangkan kita bisa menang,” ucap Huistra.
Artikel Terkait
IBL All Star 2025, Duel Kekuatan Individu vs Kerja Sama Tim
Gagal Pesta Kemenangan Ribuan Bobotoh Tetap Santuy, Optimis Persib Juara Liga 1 2024/2025
Piala Sudirman 2025: Petakan Kekuatan Lawan, Indonesia Bidik Poin dari Tiga Sektor
Persebaya Bertekad Sapu Bersih Sisa Pertandingan Liga 1 Demi Meraih Tiket ke Kompetisi Asia