SportlinkNews - Arema FC harus menelan pil pahit saat kembali tampil di Stadion Kanjuruhan pada pekan ke-32 Liga 1 2024-2025.
Dalam laga yang digelar pada Minggu (11/5/2025) sore, Singo Edan harus mengakui keunggulan tim tamu, Persik Kediri, dengan skor mencolok 0-3.
Pertandingan ini menjadi momen penting karena menandai kembalinya Arema FC ke Stadion Kanjuruhan setelah beberapa musim bermarkas di stadion berbeda akibat Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
Baca Juga: Aremania Lempari Bus Persik Usai Laga, Kembalinya Arema FC ke Kanjuruhan Diwarnai Insiden
Namun, momen tersebut justru ternoda dengan kekalahan telak serta insiden pasca-pertandingan.
Selain hasil negatif di lapangan, Arema FC juga harus kehilangan kapten mereka, Johan Alfarizi, yang diusir wasit setelah menerima kartu merah.
Situasi ini semakin memicu kekecewaan suporter.
Suasana panas pun berlanjut usai pertandingan.
Beberapa unggahan di media sosial memperlihatkan bus Persik Kediri dilempari batu oleh oknum Aremania ketika hendak meninggalkan stadion.
Lemparan tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian bus yang ditumpangi tim berjuluk Macan Putih.
Baca Juga: Barcelona Vs Real Madrid: Menanti Pesta di Estadi Olimpic Lluis Companys dalam 42 Tahun
Gelandang Persik Kediri, Ze Valente, turut menyayangkan aksi tersebut.
Dalam unggahannya, ia menyoroti bahwa insiden ini terjadi di momen penting bagi publik Malang, yakni kembalinya Arema FC ke kandang mereka setelah tragedi memilukan yang menewaskan ratusan orang.
Artikel Terkait
Kalah 1-2 dari Arkadag, Svay Rieng Gagal Ukir Sejarah di AFC Challenge League
Suporter Ultras Garuda dan La Grande Indonesia Terancam Tak Bisa Dukung Timnas dari Tribun Andalan gara-gara Sanksi FIFA
Yuran Fernandes Dilarang Main 12 Bulan, Pelatih PSM Makassar: Bahkan di Korea Utara Tak Ada Hukuman Seperti Ini
Napoli Vs Genoa: Prakiraan Susunan Pemain, Vieira Berusaha Merusak Pesta
Surabaya Samator Kalahkan SumselBabel, Amankan Posisi Ketiga Proliga 2025