Pihak LIB mengungkapkan bahwa kasus ini akan segera dibawa ke Komite Disiplin PSSI untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Baca Juga: The Beard Menggunakan Julukan UNO untuk Adidas Harden Vol. 9
Tidak menutup kemungkinan Arema FC akan mendapat sanksi atas kejadian tersebut.
Belum selesai persoalan tersebut, masalah baru kembali menimpa Arema FC.
Manajer tim, Wiebie Dwi Andriyas, ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai atas dugaan keterlibatan dalam produksi rokok ilegal.
Penetapan tersangka bermula dari pengungkapan kasus rokok ilegal pada 27 Februari 2025.
Rokok tersebut diketahui berasal dari CV ZAF Arta Jaya di Pasuruan.
Bea Cukai kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut hingga akhirnya menetapkan Wiebie sebagai tersangka.
Baca Juga: Tanggapan Pelatih Di Francesco Usai Venezia Kejutkan Fiorentina
“Berawal dari penindakan rokok ilegal tanggal 27 Februari yang ditengarai berasal dari CV ZAF Arta Jaya Pasuruan."
"Kemudian ditindaklanjuti oleh Kantor Pusat Bea Cukai,” jelas Dwi Prasetyo Rini, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang.
Ia menambahkan bahwa saat ini perkara masih dalam tahap penyidikan, dan pihaknya akan memberikan informasi lebih lengkap setelah proses berjalan lebih lanjut.
Merespons kabar tersebut, manajemen Arema FC melalui General Manager Yusrinal Fitriandi menyampaikan keprihatinannya.
Ia menyatakan bahwa seluruh jajaran manajemen sangat memahami situasi yang tengah dihadapi oleh Wiebie dan berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil.
Artikel Terkait
Venezia 2-1 Fiorentina: Jay Idzes Dapat Poin 7 Bantu Menjauh dari Zona Degradasi
Palladino Marah Fiorentina Dipermalukan Venezia
Pelatih Liverpool Arne Slot Terbang Ke Ibiza Hanya untuk Berpesta
Carlo Ancelotti ke Brasil, Dampak, Warisan, dan Peluang Sukses
Dua Skenario Taktik Xabi Alonso di Real Madrid, Pemain Ini Jadi Korban Pertama