Ide Piala Super pernah muncul dari mantan pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, yang menganggap laga timnya melawan Persib di Piala Presiden 2024 sebagai pertemuan dua tim terbaik musim lalu.
Baca Juga: Emil Audero Bersinar di Timnas Indonesia, tapi Terpinggirkan di Como
Ia menyebut pertandingan itu layaknya Piala Super, meski berlabel Piala Presiden.
Namun, untuk mewujudkan Piala Super Indonesia secara ideal, diperlukan kehadiran kembali Piala Indonesia sebagai kompetisi pendamping Liga 1.
Piala ini akan berfungsi sebagai jalur prestasi alternatif dan mempertemukan sang juara dengan kampiun liga di awal musim berikutnya.
Baca Juga: Sudah Lima Kali Menikah, Lothar Matthaus Kecantol Wanita Muda Beda Usia 38 Tahun
Contohnya bisa dilihat dari Inggris, di mana Community Shield 2025 akan mempertemukan Crystal Palace sebagai juara FA Cup dengan Liverpool, sang juara Premier League.
Jika ingin menghadirkan kompetisi yang lebih terstruktur dan prestisius, ini saatnya bagi PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir untuk menata ulang konsep turnamen pramusim, dan mempertimbangkan kelahiran resmi Piala Super Indonesia.
Artikel Terkait
David da Silva Tinggalkan Persib, Torehkan Catatan Emas dalam Sejarah Maung Bandung
AFC Ambil Keputusan Kontroversial, Media Vietnam Sebut Peluang Timnas Indonesia Lolos Ke Piala Dunia 2026 Makin Tipis
Striker Ilija Spasojevic Antusias Bhayangkara Presisi Lampung FC Kembali ke Liga 1
Menjelang Liga 1 2025/26 PSIM Yogyakarta Kunjungi Gubernur DIY dan Wali Kota Yogyakarta
De Rossi Menjadi Pilihan Utama sebagai Pelatih Baru Parma