Razzi mengakui bahwa proses negosiasi untuk mendatangkan van Gastel berjalan alot karena level pengalamannya yang tinggi.
Namun, faktor penentu di balik kesepakatan ini adalah kepercayaan sang pelatih terhadap visi dan proyek jangka panjang yang ditawarkan oleh Laskar Mataram.
“Beliau sangat percaya dengan proyek ini. Ini yang paling penting,” ucap Razzi yang yakin dengan kualitas taktikal van Gastel.
Baca Juga: Thailand Siap Gelontorkan Dana Fantastis untuk Bawa Balap F1 ke Jalanan Bangkok
Untuk musim perdananya di Liga 1, manajemen PSIM menargetkan stabilitas tim sebagai prioritas utama.
“Untuk target, pastinya seperti yang selalu kita sampaikan, bahwa untuk musim pertama ini, PSIM mengincar stabilitas."
"Artinya, kita mau bertahan dengan nyaman, tidak mau setiap minggunya berada di zona degradasi,” pungkas Razzi.
Baca Juga: Persiapan Singkat, Persib Jalankan Program Latihan Mandiri untuk Hadapi Piala Presiden 2025
Dengan hadirnya Jean Paul van Gastel di kursi kepelatihan, PSIM optimistis mampu mencapai target tersebut dan memberi kejutan di Liga 1 musim 2025/26.
Artikel Terkait
Johnny Jansen Ditunjuk Jadi Pelatih Kepala Bali United FC Hadapi Liga 1 Musim Depan
PSIM Yogyakarta Pertahankan Rafinha Mesin Gol Laskar Mataram, Ancaman Bagi Tim Mapan Liga 1
Fabio Lefundes Ditunjuk Jadi Pelatih Kepala Borneo FC Samarinda untuk Liga 1 2025/26
Minimnya Peran Pelatih Lokal di Liga 1 dan Timnas Indonesia, Cermin Krisis Regenerasi