Satu klub, Persis Solo, disebut-sebut akan mendatangkan pelatih asal Belanda.
Baca Juga: Serena Williams Menampilkan Foto Tubuh yang Luar Biasa di Cryotherapy
Sementara itu, satu-satunya klub yang sebelumnya ditangani pelatih lokal, Malut United, baru saja memecat Imran Nahumarury.
Pemecatan tersebut dilakukan karena pelanggaran disiplin, meski sang pelatih berhasil membawa tim menempati posisi ketiga musim lalu.
Dengan ketiadaan pelatih lokal aktif di Liga 1, PSSI kemungkinan harus mempertimbangkan nama-nama yang memiliki rekam jejak melatih klub Liga 1 di masa lalu.
Sosok seperti Rahmad Darmawan, Aji Santoso, atau Widodo C. Putro menjadi beberapa opsi yang layak diperhitungkan jika syarat pelatih diperluas.
Kondisi ini mencerminkan tantangan besar dalam pengembangan pelatih lokal di Indonesia.
Tidak hanya di level klub, bahkan di Timnas Indonesia pun tak terlihat peran pelatih dalam negeri.
Baca Juga: Penampakan Seragam Aneh Real Madrid di Piala Dunia Antarklub
Saat ini, tim nasional senior ditangani oleh pelatih asing Patrick Kluivert, tanpa ada satu pun nama pelatih lokal dalam staf kepelatihannya.
Fenomena ini menggarisbawahi bahwa regenerasi pelatih elite dalam negeri masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi PSSI dan seluruh ekosistem sepak bola nasional.
Artikel Terkait
Munas Pertina Jadi Pertarungan Anggota Dewan dan Pensiunan Jenderal
Mbappe Dibawa Ke Rumah Sakit Menderita Gastroenteritis Akut
Jadwal Serie A 2025/26: Sassuolo Vs Napoli Membuka Hari Pertama, Puncaknya Derby d'Italia
Hasil Piala Dunia Antarklub: Atletico Bangkit dengan Dua Gol Barrios
Piala Dunia Antarklub: Gol Indah Tendangan Bebas Messi Membuatnya Meraih Ballon d'Or Ke-9