SportlinkNews - Nama Evan Dimas kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena penampilannya di lapangan hijau, melainkan karena keputusan besarnya untuk meninggalkan karier sebagai pesepak bola profesional dan beralih menjadi pelatih sekolah sepak bola.
Keputusan ini bahkan turut disorot oleh media Vietnam, Soha.vn, yang mengenang masa kejayaan mantan kapten Timnas U-19 Indonesia tersebut.
Usai tidak lagi berseragam klub profesional, Evan Dimas memilih mengabdikan dirinya di dunia kepelatihan.
Baca Juga: Arema Tunjuk Marcos Santos Jadi Pelatih Baru Singo Edan untuk Mengarungi Liga 1 2025/26
Ia kini melatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Saraswati Nuswantara yang berlokasi di Desa Mojoarum, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Sebelum itu, pemain asal Surabaya ini sempat mencoba peruntungan sebagai investor di klub Liga 3, Persiba Balikpapan.
Kabar soal perubahan karier Evan Dimas mendapat perhatian dari publik sepak bola Vietnam, apalagi setelah beredar video yang menunjukkan kondisi fisiknya yang tampak lebih kurus.
Baca Juga: Erling Haaland Cetak Gol ke-300 ke Gawang Juventus di Piala Dunia Antarklub 2025
Media lokal Vietnam bahkan menyebut Evan telah “pensiun” dari dunia sepak bola dan kini mengajar di “sekolah desa”.
“Pensiunnya Evan Dimas membuat banyak penggemar Indonesia patah hati,” tulis Soha.vn.
Mereka pun mengingat kembali insiden cedera Evan saat final SEA Games 2019, ketika ia harus ditandu keluar lapangan setelah dilanggar keras oleh pemain Vietnam, Doan Van Hau.
Julukan “anak ajaib Indonesia” yang disematkan kepada Evan bukan tanpa alasan.
Ia dikenal sebagai gelandang kreatif dan pemimpin lapangan sejak usia muda.
Artikel Terkait
Igor Tudor: Level Manchester City Berbeda dengan Juventus
Terungkap Kontrak Baru Ronaldo di Al-Nassr, Gaji Rp 9,6 Miliar Sehari
Pensiun dari Sepak Bola, 'Anak ajaib' Indonesia Evan Dimas Mengajar di Sekolah Desa
Cetak Gol Ke 300, Erling Haaland Lebih Cepat dari Messi atau Ronaldo
Sports Science Mengikuti Laju NBA yang Semakin Cepat