Ia menyoroti pentingnya statistik dalam permainan modern seperti jumlah umpan, tekanan di berbagai zona, dan kecepatan permainan.
Baca Juga: Dua Pemain Muda Persib Tampil di Piala Presiden Sebelum Gabung Klub Peminjam
“Kalau kita bicara soal intensitas, lihat saja data statistik soal umpan dan tekanan terhadap lawan di lini depan, tengah, dan belakang. Kita punya peluang untuk meningkat,” ujarnya.
Namun, RD menegaskan bahwa peningkatan kualitas tidak bisa dicapai secara instan.
Perlu ada proses berjenjang yang konsisten, mulai dari pembangunan kompetisi usia muda, pelatihan pelatih, hingga perbaikan infrastruktur sepak bola nasional.
Baca Juga: Persib Bandung Kehilangan Jupe, Cedera Parah Akibat Duel Lawan Port FC
“Proses ini sedang berjalan. Saat ini sedang dilakukan akselerasi dalam pembinaan pelatih dan pengembangan kompetisi di level usia muda."
"Tapi semua ini butuh waktu dan kesabaran,” ungkap mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut.
Setelah menghadapi Oxford United, Liga Indonesia All Star akan melanjutkan perjuangan di Piala Presiden 2025 dengan menghadapi Arema FC.
Baca Juga: Prediksi PSG Vs Real Madrid: Pembuktian Bagi Sang Raja Eropa
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (8/7/2025).
Artikel Terkait
Tolak Permenpora Nomor 14 Tahun 2024, KONI Salatiga Bersurat ke Presiden Prabowo
Lando Norris Menikmati Kemenangan Impian GP Inggris, tapi Piastri Terluka dan Bingung
Hannover Messe Challenge Dimulai di Universitas Twente
Lazio Cuci Gudang, Bintang Muda Ini Hampir Pasti ke Cremonese
Ronaldo Dikritik Tidak Hadir di Pemakaman Diogo Jota, Kakaknya Bereaksi Keras