SportlinkNews - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan perubahan penting dalam Statuta PSSI guna memperkuat struktur organisasi sepak bola di tingkat daerah.
Perubahan ini diharapkan dapat memperlancar koordinasi antara pengurus provinsi dan kabupaten/kota, serta menghindarkan sepak bola dari konflik dan kepentingan politik lokal.
"Statuta PSSI yang baru sudah disetujui. Ke depan, para pimpinan Asprov (Asosiasi Provinsi) akan menjadi pemimpin di wilayahnya, yang langsung mengoordinasikan kota dan kabupaten. Ini untuk memperjelas garis koordinasi dan menghindari konflik kepentingan," ujar Erick kepada media saat menghadiri Piala Pertiwi U-14 & U-16 All Stars di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu, 12 Juli 2025.
Baca Juga: Piala Pertiwi, Wadah Strategis Pengembangan Talenta Sepak Bola Putri
Menurut Erick, selama ini sering terjadi ketidaksinkronan antara ketua Asprov dan ketua Askot atau Askab yang berdampak pada tidak jalannya program pembinaan sepak bola di daerah. Bahkan, tak jarang muncul konflik antara pengurus sepak bola dan kepala daerah.
"Ketua Asprov beda, ketua kota beda, berantem sama Gubernur, berantem sama Bupati, tapi minta uang. Ya tidak bisa begitu, sepak bola ini jangan dibawa ke politik," tegas Erick.
Sebagai bagian dari upaya penataan, Erick juga mengungkapkan rencana membangun kompetisi Liga 4 di tingkat kota.
Juara dari Liga 4 kota akan naik ke level provinsi, yakni Liga 3. Nantinya, para juara Liga 3 dari tiap provinsi akan bersaing di kejuaraan nasional untuk memperebutkan tiket ke jenjang yang lebih tinggi.
"Klub-klub hebat kalau mau ke Liga 2 atau Liga 1, ya harus punya lisensi. Harus jelas, punya dana atau tidak. Jangan sampai mogok di tengah jalan, pemain enggak digaji," kata Erick menekankan pentingnya aspek finansial dan kelayakan klub.
Ini juga termasuk dengan kompetisi putri, yang saat ini diakui Erick memang masih jauh dari ideal, karena masih fokus menata kompetisi putra. Namun, ia tetap bersyukur dengan kemajuan yang sudah mulai terlihat, terutama di 16 provinsi yang mulai aktif bergerak.
Baca Juga: PSSI Bangun Fondasi Liga Putri Lewat Pramusim Empat Klub di 2026
"Kalau ditanya kapan bisa 34 provinsi aktif? Ya, kita semua masih berproses. Kita saling bantu. Ini sedang dibangun bersama. Pak Viktor (Djarum Foundation) saja dari dulu sudah datang ke saya sebelum saya jadi Ketua Umum PSSI. Kita muter di 8 (zona), ya, pelan-pelan bertahap," jelasnya.
"Kalau memang ada kekurangan, silakan kritik. Tapi kalau ada kebaikan yang sedang dibangun, jangan tutup mata. Karena kita semua bagian dari pembangunan sepak bola," tutup Erick.
Artikel Terkait
PSSI Terima Putusan AFC, Tegaskan Pentingnya Fair Play
PSSI Bangun Sistem Scouting Nasional, Target Rampung dalam 3 Bulan
Frank van Kempen Gantikan Indra Sjafri, PSSI Resmi Umumkan Pelatih Baru Timnas U-20 Indonesia
PSSI Tunjuk Indra Sjafri sebagai Plt Direktur Teknik
PSSI Bangun Fondasi Liga Putri Lewat Pramusim Empat Klub di 2026