Di level klub, Bayu memulai karier profesional dari Akademi ASIFA milik Aji Santoso, sebelum bergabung dengan Semeru FC pada 2019.
Tak lama berselang, ia direkrut Persib Bandung dan menghabiskan empat musim di sana, termasuk masa peminjaman ke PSIS Semarang.
Terakhir, Bayu memperkuat Bhayangkara FC yang tampil di Liga 2 musim 2024–2025, seiring dengan status barunya sebagai anggota kepolisian.
Kini, bergabung bersama Kendal Tornado FC, Bayu menyatakan ambisinya untuk bangkit dan mengembalikan performa terbaiknya.
“Saya pribadi ingin berprestasi dengan tim ini. Sekaligus mengembalikan performa terbaik dan terus meningkat dibanding sebelumnya,” tegasnya.
Soal adaptasi, Bayu optimistis bisa cepat menyesuaikan diri dengan tim.
Ia pun menyebut salah satu pemain senior di skuad Kendal, Agung Prasetyo, sebagai sosok yang pernah ia hadapi saat masih di Borneo FC.
Baca Juga: Kylian Mbappe Sumbang Rp 3 Miliar, 5 Polisi Diselidiki
“Saya juga pernah melawan Mas Agung Prasetyo saat dia masih di Borneo FC."
"Jadi ya harus cepat menyesuaikan diri dan cepat menyerap apa yang diinginkan pelatih di lapangan,” lanjut Bayu.
Sementara itu, pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, menyambut positif kehadiran Bayu di skuadnya.
Baca Juga: Dua Ganda Pertahankan Harapan Indonesia di Japan Open 2025
Menurutnya, pengalaman Bayu baik di Liga 1 maupun di level internasional menjadi nilai tambah untuk memperkuat barisan pertahanan tim.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Siapkan Rencana Tanpa Ole Romeny di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Jersey Kandang Aston Villa 2025-2026 Resmi Dirilis, Terinspirasi dari Holte End
Jersey Tandang Manchester United 2025-2026 Hadirkan Motif Salju Retro dengan Sentuhan Modern
Hongaria Bersiap Jadi Tuan Rumah Balapan ke-1000 WorldSBK yang Fantastis
Vanenburg Siap Lakukan Rotasi, Timnas U-23 Fokus Hadapi Filipina