SportlinkNews - Gemuruh di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat malam, 8 Agustus 2025, menandai dimulainya era baru sepak bola kasta tertinggi Indonesia.
BRI Super League 2025/26 resmi dibuka melalui seremoni spektakuler yang menggabungkan budaya, musik, dan semangat sportivitas dalam satu panggung megah.
Laga pembuka mempertemukan dua ikon sepak bola nasional, Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta, menghadirkan atmosfir rivalitas sarat sejarah yang langsung memanaskan kompetisi sejak awal.
Dengan mengusung tema "Jiwa Jawa Timur dalam Sepak Bola Modern", pembukaan musim ini bukan sekadar seremoni biasa.
Baca Juga: Marc Marquez Dapat Peringatan Serius Jelang Aksinya di MotoGP Hungaria di Balaton Park
Melainkan perayaan akan identitas lokal, keberagaman budaya, serta kemajuan kreatifitas anak bangsa yang kini menjadi bagian dari wajah sepak bola profesional Indonesia.
Tari Remo, sebagai simbol kekuatan dan keanggunan Jawa Timur, membuka acara dengan megah.
Disusul dengan aksi energik Ikmal Tobing, yang menggebrak panggung dengan pertunjukan solo drum, menambah semangat sebelum parade bendera seluruh klub peserta menggema penuh kebanggaan.
Para tokoh-tokoh penting nasional, seperti Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Wakil Ketua Umum PSSI, dan jajaran Direksi I.League turut hadir membuka kompetisi musim ini.
Baca Juga: ASEAN Women’s Championship: Timnas Putri Waspadai Vietnam Usai Kekalahan Perdana
Musim ini, kompetisi Super League didukung oleh sponsor, seperti BRI, adidas, Coca-Cola, OPPO, Garuda Indonesia, Super Soccer, hingga AGI dan Mitra Keluarga.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyampaikan rasa terima kasih atas keberhasilan seremoni pembukaan, sekaligus menegaskan arah baru kompetisi ke depan.
"BRI Super League bukan hanya tentang pertandingan. Ini tentang budaya, kebersamaan, dan profesionalisme. Kita ingin melangkah maju tanpa melupakan akar lokal yang selama ini jadi kekuatan kita bersama," tegasnya.
Dengan laga pembuka yang sukses digelar, kick-off BRI Super League 2025/26 menandai lahirnya semangat baru dalam sepak bola nasional.
Baca Juga: Alvaro Morata Gabung Como, Pengeluaran Transfer Klub Milik Djarum Group Capai Rp2 Triliun
Musim ini diharapkan menjadi panggung kompetisi yang lebih kompetitif, profesional, dan inklusif, serta menjadi wadah bagi talenta muda dan klub-klub lokal untuk berkembang menuju level Asia.
Pada hari pertama pertandingan Super League 2025/26, Borneo FC berhasil mengamankan tiga poin penuh dalam laga perdana mereka dengan mengalahkan Bhayangkara Presisi Lampung FC 1-0 di Stadion Segiri, Samarinda.
Gol tunggal dalam pertandingan ini dicetak oleh Mariano Peralta pada menit ke-65, memanfaatkan assist dari Kei Hirose dengan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tak berhasil dihalau kiper Bhayangkara FC, Awan Setho.
Baca Juga: Danilo Petrucci Resmi Bergabung ke BMW untuk WorldSBK 2026 Gantikan Toprak Razgatlioglu
Sementara itu, di laga pembukaan Super League 2025/26. Persebaya sebagai tuan rumah dibuat tak berdaya tamunya PSIM Yogyakarta, dengan kekalahan tipis 0-1.
Gol itu tercipta dari Ezequiel Vidal pada menit kedua tambahan waktu babak kedua. Bagi PSIM ini adalah laga perdana mereka di kompetisi kasta tertinggi, sejak kompetisi tersebut bergulir dengan format baru pada tahun 2017.
Artikel Terkait
Persib Perkuat Sektor Pertahanan Menjelang Laga Perdana Super League 2025/26 Melawan Semen Padang FC
Wiliam Marcilio Ajak Bobotoh Penuhi Stadion GBLA di Laga Perdana Super League Melawan Semen Padang FC
Persis Solo Siap Jalani Super League 2025/26, Peter de Roo: Kami Memiliki Pramusim yang Baik
Jelang Laga Perdana Super League Pemain Persija Menyambangi Markas Jakmania
Hasil Super League: Borneo FC Bungkus Kemenangan Pertama, Peralta Jebol Gawang Bhayangkara FC