Ia pun berharap di laga kedua penampilan timnya akan lebih baik dari pada pertandingan perdana kemarin. Diakuinya tim yang belum ideal ini harus diatasi dalam waktu singkat.
"Kondisi persiapan memang belum ideal. Karena para pemain diaspora baru bergabung tiga hari sebelum pertandingan pertama, tapi ini jadi pekerjaan rumah buat saya," imbuhnya.
"Kami memang perlu waktu dan proses lebih untuk membangun kekompakan tim. Hasil kemarin tentu jadi bahan evaluasi agar kami bisa tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya melawan Vietnam," tutur Joko.
Baca Juga: Danilo Petrucci Resmi Bergabung ke BMW untuk WorldSBK 2026 Gantikan Toprak Razgatlioglu
Pihaknya mengaku ada beberapa perbaikan untuk laga kedua nanti. Ada beberapa pemain yang posisinya diganti.
"Ada perubahan posisi karena situasi juga. Sebab, ada dua pemai kita yang harus kembali ke Malaysia," tukasnya.
Vietnam dinilainya bermain lebih baik dari Thailand. Tapi Joko menekankan, asalkan para pemain mau kerja keras, bermain disiplin, dan tidak mau kalah, maka masih ada kesempatan.
Artikel Terkait
Timnas Putri Indonesia Menyesal, Tapi Belum Menyerah: Garuda Pertiwi Belajar dari Kekalahan
Kualifikasi Piala Asia 2026: Timnas Putri Indonesia Fokus Raih Poin Penuh Lawan Taiwan
Coach Mochi Lengser, Joko Susilo Jadi Pelatih Sementara Timnas Putri Indonesia
Piala AFF Wanita 2025: Thailand Hancurkan Timnas Putri Indonesia 7-0, Mengirimkan Surat Perang ke Seluruh Asia Tenggara
Update Ranking Timnas Putri Indonesia, Anjlok 11 Peringkat, Vietnam Masih di Puncak