Jean-Paul van Gastel tampaknya berhasil membangun tim yang kompak dan adaptif. Ia memanfaatkan produktivitas pemain asing yang sepenuhnya terintegrasi dengan pemain lokal berkualitas.
Pola permainan yang disusun mampu mengombinasikan kecepatan, kreativitas, dan daya juang tinggi, yang menjadi senjata ampuh dalam menjaga catatan tanpa kekalahan PSIM di awal musim ini.
Ze Valente juga menjadi inspirasi bagi tim dengan semangat dan dedikasinya yang tinggi. Ia bukan hanya sosok pencetak gol dan playmaker, tetapi juga pemimpin dalam dan luar lapangan.
Baca Juga: Hasil Super League: Persib Ditahan PSIM Yogya, Penalti Marc Klok Gagal Bawa Kemenangan
Kombinasi pelatih berpengalaman, pemain yang solid, dan dukungan penuh dari suporter, berpotensi menjadikan PSIM sebagai kuda hitam di Super League 2025/26 ini.
Yuk gabung channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Super League, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, Sport Science, Culture, Fashion hingga seputar KONI. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Ini Sosok Pemain PSIM Yogyakarta yang Bikin Frustasi Penyerang Persebaya
Bojan Hodak Waspadai Ze Valente hingga Vidal Jelang Lawan PSIM Yogyakarta
Bojan Hodak Soroti Finishing Persib Usai Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta
Persib Bandung Tahan Imbang PSIM, Patricio Matricardi Lihat Sisi Positif