SportlinkNews - Proyek pembinaan dan pengembangan sepak bola terus dilaksanakan dengan berbagai program kegiatan. Program EPA Future Stars adalah salah satu yang dilakukan oleh I League.
I League sebagai operator resmi sepak bola di Indonesia, melalui Department of Performance Development mengadakan kegiatan Onsite Workshop.
Kegiatan ini ditujukan bagi Direktur Akademi dan Pelatih Kepala U16 pada 4-7 September 2025 di ASIOP Training Ground, Sentul.
Baca Juga: Menanti Duel Beckham Putra dan Frans Putros di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Putaran 4
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program EPA Future Stars yang digelar sepanjang musim 2025/2026 dan dimulai sejak Agustus 2025 dan berakhir pada April 2026.
Program ini terdiri dari empat pilar utama, yaitu: Online Education, Club Academy Visit, Camp & Mentoring, dan Spain Internship.
I League pun berkolaborasi dengan Ekkono Method untuk mendukung program ini yang akan terus berjalan pada musim 2025/2026.
Baca Juga: LaLiga dan Kepolisian Argentina Bongkar Jaringan Pembajakan Global di Buenos Aires
Kolaborasi ini memperkuat komitmen I League dalam menciptakan ekosistem sepak bola Indonesia yang berkelanjutan dan berstandar internasional, terutama dalam pengembangan talenta usia muda.
Dengan dukungan berbagai klub, akademi, serta mitra strategis seperti Ekkono, I League berharap EPA Future Stars dapat menjadi tonggak penting dalam melahirkan generasi baru pelatih dan pemain yang siap bersaing di level nasional maupun internasional.
Direktur Utama I League, Ferry Paulus mengapresiasi program ini, termasuk pentingnya peran pelatih dan akademi dalam sistem pembinaan nasional.
Baca Juga: Datangi Rakernas KONI, Menpora Dengarkan Aspirasi KONI dan Pengurus Cabor Soal Permenpora No.14/2024
“Program EPA Future Stars adalah bentuk konkret komitmen kami dalam membangun ekosistem sepak bola Indonesia yang profesional dan berkelanjutan," ucap Ferry.
"Kami menaruh perhatian besar pada pengembangan kapasitas para pelatih dan direktur akademi, karena dari sanalah fondasi utama pembinaan usia muda terbentuk."
Artikel Terkait
PSSI dan I League Beri Pembekalan Bagi Para Match Commissioner Super League 2025/26
Soal Kericuhan Suporter Erick Thohir Tegas: I League dan Klub Harus Tanggung Jawab!
Demontrasi Ricuh I League Tunda Laga Persita vs Semen Padang FC dan Persib vs Borneo FC Hingga Situasi Kondusif
I League: Sepak Bola adalah Ruang Persatuan, Mari Jaga Rumah Kita, Kota dan Stadion Kita