SportlinkNews - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, resmi mengumumkan perubahan besar pada gelaran Piala Presiden.
Mulai 2026, turnamen tersebut tidak lagi hanya menjadi ajang pramusim, melainkan ditingkatkan menjadi kompetisi level nasional yang berpotensi menjadi cikal bakal Piala FA di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan Erick usai rapat bersama anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Selasa (9/9/2025).
Baca Juga: Sepuluh Atlet Timnas 3x3 Putra Jalani Pemusatan Latihan SEA Games Thailand di GOR POPKI Cibubur
Rapat tersebut membahas evaluasi program PSSI tahun 2025 serta penyusunan agenda untuk 2026.
Dalam unggahan di akun Instagram resminya, Erick membagikan momen diskusi dengan delapan orang anggota Exco, termasuk Sekjen PSSI Yunus Nusi dan manajer Timnas Indonesia, Sumardji.
“Meeting bersama para Exco PSSI untuk mereview program PSSI yang sudah berjalan pada 2025 dan menyusun program yang akan dilaksanakan pada 2026,” tulis Erick dalam keterangan unggahannya.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah format baru Piala Presiden.
Erick menyebut turnamen ini tidak lagi sebatas ajang pemanasan sebelum liga, melainkan akan dikembangkan menjadi kompetisi resmi dengan cakupan nasional.
“Termasuk rencana pelaksanaan Piala Presiden yang akan menjadi turnamen level nasional,” ujarnya.
Baca Juga: Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Masih Lebih Unggul dari Bajul Ijo
Perubahan ini membuka peluang bagi klub dari berbagai tingkatan untuk turut serta, mirip dengan konsep Piala FA di negara lain.
Umumnya, turnamen semacam itu diikuti seluruh tim, mulai dari divisi terbawah hingga kasta tertinggi, dengan format babak gugur.
Artikel Terkait
Liga Primer Inggris Makan Korban Pertama, Nuno Espirito Santo Dipecat Nottingham Forest
Timnas Indonesia Kesulitan Bongkar Tembok Lebanon, Begini Tanggapan Kluivert
Olahraga Satukan Kita, KONI Depok Sambut Haornas 2025
Kabar Baik dari FIFA, Ranking Timnas Indonesia Naik, Vietnam Ketar Ketir
Usai FIFA Matchday, Pemain Timnas Indonesia Langsung Gaspol Turun di Super League 2025/26