VAR Resmi Hadir di Championship 2025-2026, Erick Thohir: Ini Sejarah, Pertama di Asia

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 13 September 2025 | 20:52 WIB
Erick Thohir masih sangat aktif mengikuti pergerakan naturalisasi di kawasan Asia Tenggara.
Erick Thohir masih sangat aktif mengikuti pergerakan naturalisasi di kawasan Asia Tenggara.

SportlinkNews - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan apresiasi besar terhadap bergulirnya Championship 2025-2026 yang resmi dibuka di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Jumat, 12 September 2025 malam.

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah penggunaan teknologi VAR di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia tersebut.

Erick yang hadir langsung di stadion bersama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dan Direktur Utama I.League, Ferry Paulus melihat langsung bagaimana jalannya pertandingan.

Baca Juga: MotoGP San Marino: Marco Bezzecchi Naik Podium, Marc Marquez dan Quartararo Alami Crash

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa penerapan VAR di Championship merupakan terobosan penting, bahkan menjadi yang pertama di Asia untuk level Liga 2.

"Ini catatan sejarah untuk kita. Liga 2 di Indonesia satu-satunya di Asia yang sudah menggunakan VAR" imbuhnya.  

"Kalau di dunia, boleh dibilang kita bisa sedikit bangga karena Liga 2 Inggris saja belum menerapkannya," tambah Erick kemudian.

Menurut Menteri BUMN tersebut, langkah ini menunjukkan keseriusan penyelenggara kompetisi dalam meningkatkan kualitas sepak bola nasional, termasuk dari sisi wasit yang dinilai semakin berkembang.

Baca Juga: Dukung Kepindahan Valtteri Bottas ke Cadillac F1, Lewis Hamilton: Dia Orang yang Tulus

Erick menekankan bahwa transparansi lewat VAR juga bisa meningkatkan kepercayaan publik terhadap hasil pertandingan.

Penggunaan VAR langsung diuji pada laga pembuka antara PSMS Medan melawan Persekat Tegal kemarin.

Gol penentu kemenangan Persekat yang dicetak Eduard Rocky Mandosir pada menit ke-90+5 sempat ditinjau ulang lewat tayangan VAR sebelum akhirnya disahkan wasit. 

Hasil tersebut membuat PSMS takluk 0-1 di depan pendukungnya sendiri. Erick pun menilai momen tersebut sebagai gambaran positif bagi masa depan sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Hong Kong Open 2025: Rankiredddy/Chirag Akhiri Kutukan Semifinal, Tantang Liang/Wang di Final

"Gol dramatis di menit akhir biasanya menegangkan, tapi tadi penonton tetap tenang karena percaya pada hasil. Inilah yang kita harapkan, sepak bola kita bersih, kualitas meningkat, dan suporter bisa pulang dengan aman," jelasnya.

Dengan penerapan VAR di Championship, setelah sebelumnya hadir di Liga 1, Erick optimistis standar kompetisi Indonesia akan terus naik dan memberi dampak jangka panjang bagi kemajuan sepak bola nasional.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PSSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X