Meski posisi tersebut belum ideal untuk tim sebesar PSM Makassar, setidaknya hasil ini menjadi modal penting untuk keluar dari tekanan.
Pelatih Bernardo Tavares mengaku lega dengan performa anak asuhnya.
Baca Juga: Pakar Serie A Mengidentifikasi Dua Kekurangan Juventus
Ia menyebut, masalah di awal musim terjadi karena persiapan yang kurang maksimal.
Berbeda dengan musim lalu yang diwarnai pramusim menghadapi tim-tim kuat di Piala Presiden, kali ini PSM tidak mendapatkan kesempatan yang sama.
“Di musim sebelumnya, kami menjalani pramusim melawan tim kuat di Piala Presiden. Sekarang tidak,” kata Tavares.
Baca Juga: Kevin Diks Soroti Mental Juang Tim Usai Tahan Imbang Leverkusen
“Selain itu, dari beberapa laga awal hingga sebelum liga dimulai, banyak pemain yang belum bergabung bersama tim. Hal-hal seperti ini berada di luar kendali kami.”
Meski begitu, Tavares menilai performa PSM kini mulai menunjukkan peningkatan.
Seiring berjalannya kompetisi, pemain yang sempat absen sudah kembali bergabung, membuat permainan tim lebih padu.
Baca Juga: PON Bela Diri Mempertandingkan 10 Cabor, Pendaftaran Berakhir 24 September 2025
Ia menegaskan bahwa laga-laga awal menjadi semacam fase persiapan tambahan bagi Juku Eja untuk menemukan ritme permainan terbaik.
Kemenangan atas Persija menjadi bukti bahwa PSM perlahan bangkit dari keterpurukan.
Dukungan penuh suporter di Stadion B. J. Habibie juga disebut sebagai energi tambahan yang membuat tim tampil lebih percaya diri.
Dengan hasil ini, PSM memiliki momentum untuk memperbaiki posisi di klasemen dan kembali bersaing di papan tengah hingga atas Super League 2025-2026.
Artikel Terkait
Klasemen Liga Inggris: Liverpool Belum Terkalahkan, Arne Slot Harus Peras Otak
Pidato Motivasi Fabregas Membakar Semangat Como Setelah Sukses
Jay Idzes Cs Tinggalkan San Siro dengan Kepala Tegak, Fabio Grosso: Sassuolo Bikin Inter Kesulitan
Sabet Emas Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI, Polwan Baharkam Polri Buktikan Ketangguhan
Forki Kota Depok Juara POPDA XIV Jabar