SportlinkNews - Mundurnya pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares menjadi kabar yang mengejutkan bagi insan sepak bola nasional, khususnya penggemar PSM.
Sebagaimana diberitakan, Bernardo Tavares resmi mengundurkan diri dari PSM Makassar yang disampaikan pada Rabu, 1 Oktober 2025 malam. Saat ini Tavares sendiri sedang berada di Portugal, negara asalnya.
Menyikapi hal tersebut, Manajemen PSM Makassar menyampaikan beberapa pernyataan resmi terkait pengunduran diri Tavares, serta siapa sosok yang akan menggantikannya.
Dalam pernyataan resminya, manajemen PSM Makassar mengatakan, "PSM Makassar dengan ini secara resmi mengumumkan perpisahannya dengan Bernardo Tavares sebagai Pelatih Kepala."
"Klub menghormati keputusan yang telah diambil dan mengucapkan terima kasih atas segala capaian prestasi yang telah dicapai selama kurang lebih 3,5 musim perjalanannya bersama tim".
"Kegiatan operasional tim tetap berjalan normal dan fokus untuk menatap sisa pertandingan di musim kompetisi 2025/26."
"Tim akan kembali melakukan persiapan latihan pada tanggal 10 Oktober 2025 setelah jeda FIFA International Break."
"Asisten pelatih, Ahmad Amiruddin akan bertindak sebagai caretaker sampai ditetapkannya pelatih kepala yang baru".
"Terakhir, PSM Makassar berharap support penuh dari seluruh pendukung setianya. Perjuangan tim masih panjang dan akan terus berlanjut di musim 2025/26."
Baca Juga: Arne Slot Akui Mohamed Salah Kehilangan Ketajamannya Saat Melawan Chelsea
"Dukungan dan doa dari seluruh pecinta PSM Makassar sangat penting ke depannya. Terima kasih, Ewako!" bunyi pernyataan manajemen PSM Makassar.
PSM Makassar dijadwalkan akan menghadapi Arema FC pada pekan ke-8 Super League di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (19/10).
Artikel Terkait
Hasil Super League: Persija Tumbang, PSM Makassar Kantongi Kemenangan Pertama
Persija Dipermalukan PSM Makassar, Ini Catatan Menarik Duel Seru Kedua Tim di Pekan Keenam Super League
Hasil Super League: PSM Makassar dan PSIM Yogyakarta Berbagi Poin di Pekan Ketujuh
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares Hengkang, Pembayaran Gaji Jadi Biang Keroknya