Kalah Telak, Pelatih PSIM Yogyakarta Akui Kesalahan Timnya dan Puji Performa Persita

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 11:49 WIB
Aksi pemain PSIM Yogyakarta Pulga Vidal lakukan tendangan salto  (@psimjogja_official)
Aksi pemain PSIM Yogyakarta Pulga Vidal lakukan tendangan salto (@psimjogja_official)

SportlinkNews - Memiliki catatan impresif pada laga tandang dengan tiga kemenangan dan sekali imbang, PSIM Yogyakarta harus menorehkan catatan buruk di laga tandang melawan Persita dengan kekalahan telak 0-4.

Laga pekan ke-9 Super League di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat, 17 Oktober 2025 akan selalu dikenang PSIM Yogya sebagai kekalahan yang menyakitkan.

PSIM tampil mendominasi sepanjang laga dengan penguasaan bola dan gempuran yang bertubi-tubi ke gawang Persita. Namun tidak satupun gol tercipta.

Baca Juga: Mengenal Abdul Hamid BKN, Tokoh Muhammadiyah yang Membidani Kelahiran PSSI

Justru empat gol pembawa bencana bagi PSIM digelontorkan oleh Eber Bessa menit ke-24, Rayco Rodriguez menit ke-70 dan 84 serta Pablo Ganet menit 90+3.

Pelatih kepala PSIM, Jean Paul Van Gastel menanggapi beberapa kesalahan individu yang dibuat anak asuhnya pada laga lawan Persita. Dia mengatakan hal itu sebagai sesuatu yang wajar dalam sepak bola.

Meskipun demikian, pelatih berkebangsaan Belanda ini tetap memberikan evaluasinya. “Sepak bola adalah permainan yang penuh dengan kesalahan," bukanya.

Baca Juga: Jepang Kecewa dan Protes Keras AFC, Siap Bikin Federasi Asia Timur

"Jadi, selama karier setiap orang, semua orang pasti pernah membuat kesalahan,” kata Jean Paul Van Gastel.

“Dalam pertandingan seperti ini, bagi tim secara umum, itu mengerikan. Akan tetapi, kesalahan adalah bagian dari permainan."

"Yang harus mereka pelajari adalah, setelah kesalahan, kamu harus mencoba kembali ke dalam permainan,” ucap Van Gastel lagi.

Baca Juga: Hadapi Liverpool, Ruben Amorim: Kami Perlu Memiliki Kepercayaan Diri untuk Memenangkan Lebih Banyak Pertandingan

Menurut Van Gastel, timnya tidak menampilkan permainan sesuai harapan sejak awal laga. Kondisi tersebut membuat PSIM kesulitan mengimbangi permainan Persita yang terorganisir.

“Dari peluit pertama hingga peluit terakhir, saya rasa tim saya tidak tampil seperti yang mereka tunjukkan di pertandingan sebelumnya,” ucap Van Gastel.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: I League

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X