Meski begitu, Dewa United tetap memiliki ambisi besar di musim ini.
Setelah duel melawan PSIM Jogja, mereka akan mengalihkan fokus ke pentas Asia.
Baca Juga: Isyarat Balik ke Timnas Indonesia? Shin Tae-yong Suka Unggahan Erick Thohir di Instagram
Sebagai runner-up Liga 1 2024-2025 dengan raihan 61 poin dari 34 laga, Dewa United akan mewakili Indonesia di AFC Challenge League, kompetisi kasta ketiga antar klub Asia di bawah AFC Champions League dan AFC Cup.
Hasil undian AFC menempatkan Dewa United di Grup E bersama Shan United (Myanmar), Tainan City (Taiwan), dan Phnom Penh Crown (Kamboja).
Menariknya, Dewa United akan bertindak sebagai tuan rumah grup, dengan seluruh pertandingan digelar di Sport Centre Kelapa Dua, Tangerang.
Tiga laga fase grup akan berlangsung dengan sistem home tournament pada 26 Oktober, 29 Oktober, dan 1 November 2025.
Dewa United dijadwalkan membuka kiprahnya menghadapi Phnom Penh Crown pada 26 Oktober, kemudian bertemu Tainan City pada 29 Oktober, dan menutup fase grup melawan Shan United pada 1 November.
Kemenangan atas PSIM Jogja diyakini menjadi modal penting bagi Dewa United sebelum menjamu tiga lawan di level Asia.
Baca Juga: Kontingen Jawa Tengah Kuasai Cabang Olahraga Pencak Silat PON Bela Diri 2025
Selain untuk menjaga ritme permainan, kemenangan itu juga dapat mengangkat moral tim setelah tren inkonsisten di kompetisi domestik.
Dengan status sebagai wakil Indonesia di kancah Asia, Dewa United membawa harapan besar publik Tanah Air untuk menorehkan prestasi membanggakan di AFC Challenge League 2025–2026.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)