SportlinkNews - Hati-hati dengan informasi yang beredar di media sosial. Terutama isu liar soal dapur PSSI.
Banyak konten di media sosial yang dimanipulasi untuk menciptakan kegaduhan, membangun drama, dan mengejar popularitas semu.
Informasi seputar sepak bola nasional dalam beberapa pekan terakhir membuktikan betapa mudahnya kabar salah menyebar dan dipercaya publik.
Baca Juga: Saatnya Kita Dukung Timnas U17
Sebagian akun di media sosial menggunakan isu-isu seputar Timnas dan PSSI sebagai bahan provokasi dan konten sensasional.
Tujuannya bukan untuk mencerdaskan, melainkan untuk mendapatkan pengikut dan perhatian.
Kondisi ini terbukti dari dua peristiwa. Pertama, klarifikasi dari Aiman Witjaksono, Pemimpin Redaksi iNews Media Group, yang menegaskan pemberitaan berisi tuduhan, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memecat pelatih Shin Tae-yong karena alasan pribadi, adalah berita bohong (hoaks).
Baca Juga: Arsenal Bersiap Memasuki Pertandingan ke-250 di Carabao Cup dengan Menghadapi Brighton & Hove Albion
Berita yang sempat ramai di medsos Minggu (26/10) itu bahkan mencatut nama iNews tanpa dasar.
Kedua, Tim Cek Fakta Kompas.com membantah klaim dalam video viral (28/10) yang menyebut Erick Thohir telah memilih pelatih asal Jepang untuk menukangi Timnas Indonesia. Hasil verifikasi menyebutkan informasi itu keliru dan menyesatkan.
Dua kasus di atas menunjukkan, media sosial bisa mengaburkan batas antara fakta dan opini, antara informasi dan spekulasi.
Netizen yang tidak hati-hati dalam memilah informasi ikut memperkuat penyebaran hoaks tanpa sadar, menjadikannya trending topic, namun justru merugikan upaya mencerdaskan publik sepak bola nasional.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Pekan ke-11 Super League 2025/26, Persib Ditantang Bali United FC
“Fenomena ini menunjukkan rendahnya literasi digital di kalangan publik sepak bola kita. Banyak orang ingin tahu cepat, tapi tidak ingin tahu benar. Padahal, berita palsu bisa membentuk opini yang salah dan merusak kepercayaan publik terhadap PSSI. Hal ini sangat disayangkan,” ujar Edison Bonar Tua Hutapea, Dosen Magister Ilmu Komunikasi & Pengamat Media, dari Universitas Paramadina di Jakarta, Rabu (29/10).
Artikel Terkait
Erick Thohir Beberkan Dua Target Besar untuk Pelatih Baru Timnas Indonesia
Erick Thohir Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026
Ramon Tanque Galau, Belum Cetak Gol Satupun untuk Persib di Berbagai Kompetisi
KOLOM: Real Madrid yang Lapar Menghabisi Barcelona yang Terlalu Kenyang untuk El Clasico
Lionel Messi Sarankan MLS Melonggarkan Aturan Pengeluaran Agar Bisa Berkembang